Emboli VS Malpraktek

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

Ehemmm, gak enak juga bahas ini, soalnya pasti dianggap saya ngebelain dokter, ekekekek.

Pasien yang meninggal karena emboli seringkali tidak dapat diduga, laaa namanya juga emboli, dan kalau kasus emboli dinyatakan malpraktek, aduhhh, yang jelas dokter pasti menang di pengadilan.

Kasus malpraktek memang ada, betul-betul hanya ada benang tipis yang memisahkan antara tindakan yang under-standar(karena kemampuan terbatas dokter yang disebabkan banyak hal), atau memang si dokter dengan kesadaran penuh melakukan posedur yang under-standar dengan berbagai alasan & kondisi juga.

Udah nulis tentang emboli  (http://www.trensehat.com/index.php?option=com_content&view=article&id=103:emboli-berbahaya&catid=37:hot-topic-malpraktek-profesi-dokter-&Itemid=57), ada tentang jenis2 emboli, salah satu contoh yaitu emboli yang terbentuk dari terlepasnya "PLAQUE KOLESTEROL" yang akhirnya menyumbat aliran darah.  Fokus kesini dulu ya, soalnya ini karena gaya hidup(life-style) berkontribusi sebagai penyebabnya dan karena kontribusi inilah jelas kita bisa berperan.

 EMBOLI1
 EMBOLI2
 EMBOLI3
 EMBOLI4


 

APA SIH PLAQUE KOLESTEROL ITU?

Sebelum ngomongin kolesterol, kita omongin atherosclerosis dulu, karena atherosclerosis ini dekat hubungannya.

Atherosclerosis adalah proses pengerasan dan penyempitan dari lumen/saluran pembuluh darah arteri, proses ini secara diam-diam dan perlahan, atherosclerosis adalah penyebab utama terjadinya serangan jantung dan stroke.

Atherosclerosis bisa terjadi pada banyak kondisi, seringnya sih karena tekanan darah tinggi, adanya paparan dari bahan-bahan toksik rokok, atau paparan kolesterol yang merusak endothelium, yaitu lapisan terdalam dinding pembuluh darah. Padahal endothelium ini berfungsi menjaga elastisitas dan kelembutan/mulusnya arteri supaya aliran darah tetap mengalir. Jadi ringkasnya, atherosclerosis ini adalah terjadinya proses penyempitan pembuluh darah karena sebab-sebab ini, proses penuaan sangat berperan.

Nahhhh, jadi sekarang coba bayangkan, jika pembuluh darah kita sudah banyak yang mengalami atherosclerosis, kemudian diperberat dengan "plaque kolesterol".

 

Sekarang lihat deh gambar-gambar berikut yang menggambarkan terbentuknya plaque kolesterol di dalam dinding pembuluh darah sampai akhirnya menyebabkan emboli.

Waktu kolesterol jahat(LDL), ataupun zat-zat toksik dari rokok merusak endothel (lapisan dalam dinding pembuluh darah), pada titik ini terbentuk plaque kolesterol. Sistem immun kemudian mengirimkan sel darah putih untuk memakan kolesterol LDL ataupun zat toksik lain, kemudian membentuk gumpalan besar(disebut foam cell) yang tersembunyi di dalam dinding pembuluh darah dan jika ukurannya cukup besar dapat menyumbat aliran darah.

Di tempatnya terbentuk, plaque bisa tidak bergejala sama sekali, jika plaque ini cukup besar kemudian terlepas, bisa mengalir mengikuti aliran darah dan bisa berhenti dimana saja, di otak menimbulkan stroke, di jantung menimbulkan serangan jantung, di kaki bisa berakhir dengan amputasi. Tergantung dimana emboli ini berhenti dan menyumbat aliran darah, gejala yang ditimbulkan akan tampak. 

 

APAKAH BISA DICEGAH?

Atherosclerosis dan emboli memang progresif. Ada beberapa penyebab yang tidak bisa dicegah, misal faktor keturunan, hipertensi atau diabetes.Tapi ada lebih banyak lagi faktor penyebab yang bisa dicegah., masalahnya.....mau atau tidaknya kita menata gaya (life-stye) kita???

Ini lo contohnya gaya-gaya kita yang harus dirubah, pada prinsipnya merubah gaya hidup dehhh. 

Mengubah gaya makan: makan makanan sehat, kayak embek dong sehat karena selalu mengkonsumsi sayur dan buah buahan. Makanan berlemak hanya membuat tubuh menjadi gudang kolesterol. Kadar kolesterol lebih dari 300 mg/dL berisiko lebih tinggi untuk terjadinya plaque kolesterol.

Mengubah gaya gerak: maksudnya olah raga teratur, ini akan memperbaiki metabolism sehingga membuang kelebihan kalori.

Mengubah gaya-gayaan: maksudnya, pada beberapa orang kan menjadikan kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol untuk gaya-gayaan kan?. Ganti gaya aja deh. Tau gak, rokok bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi dan darah cenderung mudah menggumpal. Rokok dapat menghancurkan kokesterol baik(HDL) dan meningkatkan resiko serangan jantung jika ada riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Rokok juga menyebabkan kekambuhan pada pasien paska operasi jantung, nah runyam kan jadinya, dokter kena tuntut lagi deh, padahal penyakit jantungnya kambuh karena rokok.

Mengubah pola pikir: maksudnya kita harus berdamai dengan diri kita sendiri sehingga kita bisa mengelola stress dengan baik, see U

 

Sumber: © 2012, American Heart Association, Inc, Web MD

Sumber Gambar: Internet 

Add comment

ditunggu comment nya...