VAKSIN.....ehmmmmm

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

 vaksin

Vaksinasi adalah proses pemberian bakteri / virus yang sudah dilemahkan / inaktif sehingga dapat mencegah penyakit, dan karena sudah dilemahkan itulah kita tidak menjadi sakit, dan asal tahu aja kalau proses melemahkan ini rumit banget, tapi biarin aja, biar dikerjakan para ahlinya, kita terima jadi aja deh.

Awal pembuatannya memang seperti ini, dan kemudian berkembang tergantung pada jenis penyakitnya, tidak semua vaksin melibatkan virus/bakteri dalam pembuatannya, tapi contohnya dengan membuat anti terhadap toksin yang dihasilkan dari bakteri tersebut, misal TT(Tetanus Toxoid).

Kenapa bisa mencegah penyakit, bagaimana cara kerjanya?

Begini. Vaksinasi bekerja dengan cara menstimulasi sistem immun kita, sistem immun adalah sistem perlawanan/fighting alami/natural dari tubuh kita, yang sudah terbentuk sejak kita lahir. Jika sistem immun kita sehat, dia mampu mengenali bakteri atau virus yang masuk dalam tubuh dan kemudian menghancurkannya.


Immunisasi untuk penyakit yang disebabkan  virus menggunakan vaksin yang berisi virus yang sudah dilemahkan, iya dong, kalau nggak dilemahkan, ya sama ajahhh dengan memberi virus, ya kita terinfeksi virus jadinya. Sedangkan immunisasi terhadap bakteri menggunakan sejumlah kecil bakteri yang sudah mati untuk menstimulasi pembentukan antibodi oleh tubuh kita. Tergantung vaksin untuk penyakit tertentu, vaksin adakalanya harus diberikan beberapa kali untuk mendapatkan efek immun yang maksimal, dikenal dengan istilah “booster”.

Bagaimana dengan vaksin palsu?. Intinya memang tergantung dari apa yang dimasukkan dalam tubuh, jika kandungannya berisi antibiotik, ya tidak terjadi apa-apa. Jika isinya tetap obat vaksin tapi diencerkan, berarti tubuh tidak akan terlindungi maksimal. Akibat yang menjengkelkan adalah infeksi di lokasi penyuntikan, kenapa?. Begini ya sodara-sodara, proses pembuatan obat itu mensyaratkan ruang steril dalam prosesnya, karena di udara terbuka ini ternyata beterbangan kotoran, bakteri, virus dan bahkan jamur, nahhhh, kita tidak ingin mengkonsumsinya bukan?. Jadi kalau sehabis divaksin terjadi infeksi di lokasi penyuntikan, timbul pembengkakan, merah, nyeri, panas dan bahkan kemudian keluar nanah, hati-hati, ada kemungkinan gak beres vaksinnya, atau kondisi fisik anak yang divaksin tidak baik, atau proses penyuntikan tidak sesuai standar alias jorok dokter atau susternya atau alat-alat yang digunakan, ihhhh.

Akibat vaksin palsu yang jelas adalah, yaaa kita sama aja tidak divaksin, jadi ayo ulangi lagi proses vaksinasi, tidak ada bahayanya, tidak ada istilah kelebihan dosis dalam proses vaksinasi.

 


Untuk mengerti apa itu vaksin sebenernye harus ngerti ilmu immun alias ilmu kekebalan tubuh, itu benernya, yang gak benernya, yaaa ilmu immun itu juga deh, bikin mumetzzzz, mari kita baca.

Ada sel-sel spesial di dalam aliran darah kita yang disebut “sel-sel darah putih”. Mereka ini berada dan berenang-renang di dalam aliran darah diantara sel-sel darah merah, diantara platelet dll.

 

 blood vessel

Lihat gambar sebelah: ini adalah gambar pembuluh darah yang berisi komponen sel-sel darah yang mengalir di tiap inchi bagian tubuh. Sel-sel darah putih di dalamnya berada diantara sel-sel darah merah, platelet dll. Sel-sel darah putih (yang merupakan bagian dari sistem immun) ini punya tugas penting untuk berperang melawan invasi benda asing seperti bakteri dan virus, para “invaders” ini biasa disebut antigen.

Yahhh, sel-sel darah putih ini seperti angkatan bersenjatanya tubuh kita, dimana secara otomatis mereka menjaga tubuh kita dari para invaders, kerja model siskamling gitu lo, jadi ngider terus berjaga-jaga terhadap masuknya musuh.

 

Masih di dalam sirkulasi darah, kita juga memiliki antibodi, berupa protein, yang berenang-renang dalam aliran darah (juga terdapat di dalam cairan tubuh lainnya), yang dibentuk oleh sel darah putih yang disebut sel plasma, dan terjadi karena adanya trigger, contohnya proses vaksinasi, yang notabene menyuntikan virus/kuman dalam bentuk yang sudah dilemahkan / mati, sehingga terjadi respon immun, dibentuk antibodi spesifik terhadap kuman/virus tsb. Kesimpulannya antibodi terbentuk spesifik untuk antigen(virus/kuman) yang memiliki protein tertentu.

Karena perlu adanya “waktu paparan “ inilah yang menyebabkan dan yang menerangkan kenapa pada awal kita divaksin, tubuh kita panas, karena sistem immun baru mengenali antigen dari bakteri / virus tadi, tapi setelah antibodi khusus kemudian terbentuk, jika kita terserang bakteri /virus lagi, kita tidak akan merasakannya (waktu terjadi reaksi antibodi antigen tadi) karena antibodi langsung sudah siap bekerja dengan persenjataan khususnya.  Nahhhh, antibodi bersama-sama dengan sel darah putih tadi bahu membahu memerangi para invaders tadi.

 

Wahhh, jadi sebenernya  proses vaksin itu sama aja dengan masukkin penyakit dong???. Gini lo, pada kenyataanya tubuh kita lo terpapar sepanjang hari oleh kuman, virus atau kotoran sepanjang hari, entah itu tidak sengaja atau emang kita sengaja. Yaaaa coba aja kita pikir deh, kalau cara hidup kita jorok, apa gak dengan sengaja tuhhh kita memaparkan tubuh kita dengan kuman aliazzz sumber penyakit.

Baruuuu aja denger ada dokter di tipi yang hobi bikin jamban alias kloset, dia bilang kalau menurut data WHO ternyata di Indonesia ada sekitar 30% dari jumlah penduduk tidak punya jamban, jadi sekitar 60 - 80 juta jiwa, wadohhhh, jadi mbayangin deh ada 80 juta lebih manusia Indonesia yang hobi jongkok dimana-mana untuk "e*k" hehe, dan sebagian besar "produknya" tentunya mengaliri sungai-sungai se Indonesia Raya, ihhhh jorok ihhh.

Masih menurut dokter ahli kloset tadi, katanya Indonesia juga termasuk bangsa dengan tingkat kejorokan tinggi, disekitar angka 9 di rentang 1-10 jika 1 itu paling bersih dan 10 itu paling jorok untuk India, hellowww. Jadi salut banget sama dokter ini yang sudah membuatkan ratusan ribu atau jutaan kloset untuk masyarakat yang dilayaninya.

 

Dan yang paling gak enak, di jaman yang serba canggih ini, bukan hanya manusia saja yang makin canggih dalam hal teknologi dll, tapi virus dan bakteri juga makin canggih, itulah sebabnya kenapa virus dan bakteri makin ganas, contohnya virus AIDS/HIV, duluuuu virus ini eksklusif punyanya monyet....sodaraaaa2, nahhh kenapa sekarang jadi nemplok ke manusia?. Perlu dibahas tersendiri nih bagaimana virus dan bakteri itu sangat pinter melawan dan mengakali sistem immun kita dan juga melawan obat-obatan, panjangggg soalnya ilmunya dan salah satu penyebabnya ya kesalahan kita lagi, jenggg-jenggggg, wkwkwk, lain kali saya tulis, okey.

Terakhir nih ya, tahu gak jumlah kematian akibat penyakit infeksi di dunia ini, speechless pokoke, apalagi kalau program immunisasi gagal, duhhh, btw di Indonesia penyakit infeksi masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar selain penyakit jantung, apalagi dengan kejorokan kita, ini ciyusss banget, suerrrrr.


Sumber: MedicineNet.com

Sumber Gambar: Internet

Add comment

ditunggu comment nya...