Air beroksigen???

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

Jangan-jangan ada banyak dari kita-kita yang memiliki insang, atau merasa bisa bernafas seperti ikan atau bisa bernafas dengan kulit ya, wah pada bisa “minum air ber-oksigen(O2)” dong, hehehe, pisss.

Gini lo, sekali aja kita bernafas di udara beroksigen, kandungan oksigen yang kita hirup sudah melebihi dari kadar oksigen dalam segelas botol air beroksigen yang mahal harganya, dan prosesnya hanya berlangsung beberapa detik, kalau rasanya masih kekurangan O2, ya hirup aja lageee, tapi gak perlu mangap gitu deh, hehe, jadi masih mau menipu diri sendiri? Nggeh monggo.

Memang benar dengan proses yang menggunakan tekanan, air dalam botol bisa memiliki kandungan O2 tinggi, tapi ketika botol itu dibuka, otomatis O2 ikut keluar, dan biarpun ada sedikit O2 yang ikut masuk ke dalam saluran pencernaan, tapi piye carane O2 ini bisa masuk ke dalam aliran darah?

Penyerapan di saluran pencernaan hanya untuk nutrien, tidak ada sarana yang tersedia supaya O2 bisa masuk ke dalam aliran darah dan berikatan dengan Hemoglobin, lagipula kayaknya manusia belum bermutasi secanggih itu.

 

TRANSPOR OKSIGEN DALAM DARAH

Oksigen itu di dalam tubuh dibawa di dalam darah, tapi meskipun O2 larut dalam darah, hanya sedikit transpor dengan cara ini, transpor O2 dalam darah 98.5% dilakukan oleh Hemoglobin/Hb yang terletak di dalam sel darah merah, dimana komponen “heme” dalam Hemoglobin dapat mengikat molekul O2 dan dibawa ke jaringan di seluruh tubuh. Hemoglobin adalah molekul protein yang terletak di dalam sel darah merah(eritrosit) dimana dapat mengikat 4 molekul O2. Makin banyak O2 yang terikat pada heme, makin merah cerah warnanya, seperti yang terdapat di pembuluh darah arteri. Sedangkan vena berwarna merah gelap karena tidak mengandung oksigen.

Protein dalam darah yaitu “hemoglobin”, membawa O2 ke seluruh sel-sel jaringan tubuh, dan juga membawa CO2 kembali ke paru HBuntuk dibuang. Lihat gambar di sebelah, hemoglobin merupakan kepingan kecil di dalam sel darah merah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi ikatan O2 pada hemoglobin adalah suhu tubuh, pH darah, kadar CO2 darah, dan adanya penyakit seperti Thallasemia. Makin tinggi CO2, maka pH darah turun, artinya darah makin asam yang menurunkan kemampuan darah untuk mengikat O2.

 

OKSIGEN & METABOLISME

Metabolisme adalah istilah untuk menjelaskan semua reaksi kimia berupa
pembakaran makanan untuk menyediakan energi supaya suatu organisme bisa “beroperasi”. Tubuh kita membutuhkan O2 dari menit ke menit, dan kondisi fisik akan cepat memburuk jika suplai O2 menurun. Metabolisme makanan membutuhkan suplai O2 dan hasil akhir metabolisme berupa CO2 untuk dibuang lewat pernafasan. Metabolisme tergantung juga dari jenis makanan yang akan menghasilkan energi, kebutuhan O2 dan produk akhir CO2 yang berbeda seperti tampak di tabel.

Makanan

Energy released
kcal/g

Kebutuhan Oksigen
liters O2/g

CO
liters/g

Karbohidrat

4.1

0.81

0.81

Lemak

9.3

1.96

1.39

Protein

4.0

0.94

0.75

Alkohol

7.1

1.46

0.97

 

OKSIGEN & OTAK

Oksigen dibutuhkan oleh seluruh jaringan tubuh mulai dari otak sampai jempol kaki, mulai dari otak sampai kulit, dan selalu aja deh “otak” tuh organ yang paling rakus, padahal berat otak cuma 2% dari berat tubuh, tap dia sukaaa banget sama O2, otak mengambil sebanyak 20% dari gudang O2 tubuh, hadehhh, yaaa memang sehhh bisa-bisa ngelindur aja kita nanti kalau otak sampe kekurangan O2.

Oksigen dibutuhkan oleh seluruh jaringan, tapi kali ini kita bahas O2 & otak dulu ya, soalnya emang paling penting & bisa menyebabkan kita sering error kalau otak gak dapet O2.

 

PATOFISIOLOGIalveolus

Oksigen penting untuk mempertahankan fungsi normal otak. Transportasi O2 di otak terutama terjadi melalui proses difusi karena adanya konsentrasi gradien O2 antara darah dan jaringan otak, dimana kandungan O2 dalam darah lebih tinggi dibanding jaringan, sehingga dapat mempertahankan transportasi O2 efektif. 

Selain itu, adanya faktor lokal yang mengontrol kebutuhan energi dan suplai aliran darah memainkan peranan penting dari menit ke menit dimana ini tergantung juga pada respon dinamis tekanan O2 jaringan pO(2) sebagai reaksi terhadap aktifitas otak yang bervariasi. Memang masih sedang dalam penelitian pada binatang coba tentang bagaimana gambaran lengkap dari kontrol sistem fisiologis terhadap balans antara kebutuhan dan suplai O2 selama aktifitas normal otak ataupun dalam kondisi patologok. Jadi, jikalau dikau susah dapet O2 yaaa jangan biarkan otak beraktifitas, sehingga gak perlu “cari-cari” O2, hehe.

 

gas exchange

Oksigen masuk waktu kita bernafas, dan sampai di alveolus(bagian terkecil paru). Di alveolus, terjadi pertukaran O2 dan CO2, tepatnya terjadi antara dinding alveolus yang dilapisi surfaktan dan dinding pembuluh darah. Mekanisme ini terjadi karena adanya gradien tekanan O2 antara alveolus dan pembuluh darah. (Lihat gambar)

 

KAPAN KITA KEKURANGAN OKSIGEN

Hypoxia otak terjadi waktu otak tidak mendapat asupan O2 cukup, misal waktu tenggelam, tersedak, dicekik, serangan stroke, serangan asthma akut, trauma kepala, trauma persalinan, keracunan CO, waktu serangan jantung, waktu travelling naik-naik kepuncak gunung yang tinggiiiiii sekali(diatas 8000 feet), dll. Semua kondisi ini bisa fatal karena sel-sel otak membutuhkan aliran O2 yang tidak boleh berhenti babar pisan, kalau nggak, mogok deh.

 

Faktor risiko hypoxia contohnya adalah hipertensi, hipotensi, anemia, hipotiroid, stres kronis, penyakit inflamasi kronis (nyeri kronis, penyakit autoimmun, dan penyakit inflamasi lain), gangguan penyakit jantung, stroke, diabetes, merokok, alkoholik, hiper-kolesterol, dan proses penuaan. Dengan mengetahui faktor risikonya, kita dapat meningkatkan O2 otak, memperbaiki fungsi otak, menurunkan risiko demensia vaskuler, dan yang terpenting kita tidak “salah paham” tyuzzz.

Sebenernya nih, biarpun kita dapat bernafas secara normal, bisa ajahhh otak tetep tidak dapat O2 cukup, tetapi memang hal ini tidak mudah juga diketahui. Tapi tetep ajahhh bisa menyebabkan fungsi otak yang buruk dan meningkatkan risiko terjadinya demensia vaskuler. Otak bisa jadi sudah kelaparan O2 bertahun-tahun sebelum akhirnya muncul demensia. Walaupun  otak merupakan jaringan yang memiliki jaringan pembuluh darah paling padat dibanding jaringan tubuh lainnya, yang berfungsi mengangkut O2, tetapi jika terjadi gangguan terhadap aliran O2 otak, akan menyebabkan sel otak mati dan terjadi degenerasi.

 

GEJALA HYPOXIA

Gejala dari hypoxia bisa ringan sampai berat. Gejala yang ringan berupa tangan dan kaki dingin, sianosis, perubahan denyut jantung, mudah letih, tumbuhnya jamur kuku. Gejala hypoxia sedang bisa berupa kehilangan memori sesaat, kesulitan mengingat(alias pikun), perubahan skill motorik, sulit berkonsentrasi, tidak dapat berpikir jernih, kesulitan membuat keputusan, merasa ada bagian tubuh yang nyeri tyuzzz(padahal gak ada trauma), bisa juga justru kehilangan kemampuan merasakan nyeri, salah menanggapi impuls nyeri(misal trauma di lengan tapi merasa nyeri di kaki), perilaku agresif, adiksi, depresi, kehilangan mood, kehilangan arah….alamaaak. Sedangkan gejala yang berat berupa kejang, koma, kesulitan bernafas sampai kematian otak.

 

TERAPI

Hypoxia dapat dicegah dengan melakukan beberapa tindakan misalnya : selalu konsultasi ke dokter pada kondisi hipotensi, berhati-hati pada pengidap asthma dengan selalu menyediakan obat untuk dapat mengeliminir serangan asthma.

Hypoxia otak perlu segera di terapi untuk mengembalikan suplai O2. Terapi tergantung penyebabnya, mulai dari yang sederhana seperti memberi suplai O2, pembuatan trakeostomi jika ada sumbatan jalan nafas,  sampai memasang alat ventilator/ mesin pernafasan. Terapi yang adekuat dan cepat akan mengurangi kerusakan pada otak. Memang pemulihan dari hypoxia otak sangat tergantung dari berapa lama otak tidak mendapat suplai O2, kekurangan O2 lebih dari 8 jam akan menghasilkan prognosa yang buruk.

 

BAGAIMNA MEMBUAT OTAK BERNAFAS LEBIH BAIK

Dua hal yang paling efektif untuk oksigenasi otak adalah dengan menurunkan inflamasi dan menstabilkan kadar gula darah. Pastikan kita selalu sarapan dengan protein, makan teratur dapat mencegah kadar gula darah rendah(tapi hindari makan berlebihan), dan hindari makanan yang dapat meningkatkan dengan cepat kadar gula darah seperti pemanis dan karbohidrat olahan. Beberapa tanaman dapat memperbaiki oksigenasi otak seperti Ginkgo biloba, vinpocetine, dan Butcher’s broom.

 

BAGAIMANA OLAH RAGA DAPAT MEMPERBAIKI ALIRAN DARAH OTAK LEBIH BAIK

Olah raga merupakan cara yang hebat untuk memperbaiki aliran darah secara keseluruhan. Latihan dengan intensitas tinggi membuat dilatasi dari pembuluh darah, menurunkan inflamasi, dan memperbaiki aliran darah ke otak. Tapi musti diingat ya, waktu latihan harus mencapai maksimum dari denyut jantung, meskipun tetap masih dalam kapasitas kemampuan dan juga harus dihindari overtraining. 

 

WARNA SARI

Dokter membedakan 2 keadaan dari kondisi kekurangan O2 ; anoxic brain injuries, terjadi waktu otak sama sekali tidak mendapat suplai O2, seperti pada kasus serangan jantung, dicekik, dll trauma. Hypoxic brain injuries, terjadi waktu otak kekurangan O2 dari yang dibutuhkan, tetapi gejala dari kedua kondisi ini serupa.

Beberapa detik kekurangan O2 tidak akan berpengaruh buruk, contoh waktu tercekik saat Jiu-Jitsu atau penyelam yang membutuhkan beberapa detik untuk mengambil udara, tidak menunjukkan adanya kerusakan otak. Lagipula waktu untuk terjadinya anoxic brain injuries sangat tergantung kesehatan kardiovaskuler dan otak secara menyeluruh, dan juga level oksigenasi darah waktu terjadinya trauma. Hal ini berbeda antara individu. Pada umumnya, kerusakan sel sel otak akibat trauma pada otak akibat kekurangan O2 sudah dimulai pada menit pertama dan akibatnya makin memburuk kemudian:

-        Antara 30 – 180 detik, bisa kehilangan kesadaran

-        Satu menit, sel – sel otak mulai mati

-        Tiga menit, neuron rusak menyeluruh

-        Sepuluh menit, biarpun otak masih hidup, terjadi koma dan kerusakan otak

-        Lima belas menit, imposibel dehhh.

Tetapi nih, selalu ada saja kekecualian dari patron yang umum diatas, latihan/ olah raga rutin membuat tubuh sangat efisien dalam menggunakan O2 sehingga memampukan otak bertahan lebih lama pada kondisi kekurangan O2. Terbukti pada para penyelam, rekor terlama menahan nafas adalah 22 menit dan tidak terjadi kerusakan otak, ampunnn, mana tahannn.

 

Sumber:

J Biomech Eng. 2009 Jul;131(7):074002. doi: 10.1115/1.3184694.

Boundless. “Transport of Oxygen in the Blood.” Boundless Biology Boundless, 26 May. 2016. Retrieved 29 Dec. 2016 from https://www.boundless.com/biology/textbooks/boundless-biology-textbook/the-respiratory-system-39/transport-of-gases-in-human-bodily-fluids-222/transport-of-oxygen-in-the-blood-841-12086/

Sumber Gambar : Internet

Add comment

ditunggu comment nya...