PERJALANAN PANJANG PEMBUATAN VAKSIN COVID-19

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

LEMBAGA BIOLOGI MOLEKULER EIJKMAN untuk pertama kalinya berhasil menyelesaikan pemetaan sekuen asam nukleat(RNA) penyusun Genom Sars-Cov-2. Menggunakan alat Next Generation Sequencing (NGS) di Pusat Genom Nasional LBM Eijkman.  Ini adalah data sekuens lengkap pertama Sars-Cov-2 dari Indonesia & telah diunggah ke pusat data GISAID yang berbagi lebih dari 16.000 data virus Corona dari seluruh dunia.

Lembaga Eijkman bermula dari yayasan, berdiri tahun 1888 sebagai Laboratorium Penelitian untuk Patologi & Bakteriologi, misi utamanya untuk memajukan penelitian dasar & terapan, fokus pada masalah genetika manusia, penyakit infeksi tropis, rekayasa biomolekuler, bio-teknologi, bio-sekuriti & berada dibawah  & didanai Kemenristek & DikTi. Nama Eijkman berasal dari Christiaan Eijkman, ilmuwan pemenang Nobel kelahiran Belanda, yang adalah direktur pertama Lembaga Eijkman.   https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/17/190000869/sejarah-lembaga-eijkman?page=all

 

GISAID(Global Initiative on Sharing All Influenza Data) adalah  public–private partnership antara pemerintah German & organisasi nonprofit yang menyediakan akses publik lengkap dari data genetic sequence dari influenza viruses melalui database (named EpiFlu). 

 GISAID1
 GISAID2

GISAID melakukan upaya penelitian global untuk memahami virus yang menyebabkan COVID-19, sudah membuat lebih dari 2600 URUTAN GENOMIK UNTUK KEPENTINGAN MAPPING VIRUS, dapat dilihat REAL TIME, MENDETEKSI MUTASI VIRUS & MELACAK PERGERAKAN VIRUS DI SELURUH PLANET INI. Sekuen data penting untuk membuat desain, evaluasi tes diagnostik, melakukan trace outbreak, melakukan identifikasi & intervensi. https://www.gisaid.org/

 

SEKUENS GENOM DI INDONESIA

Asal muasal COVID-19 di Indonesia diketahui berdasarkan pemetaan materi genetik SARS-CoV-2 yang menggambarkan transmisi virus  hingga sampai ke Indonesia. LBM Eijkman berhasil memetakan materi genetik yang menginfeksi 3 pasien COVID-19  & hasil sekuen ketiga isolat itu memiliki ID GISAID: Indonesia/JKT-EIJK2444/2020, Indonesia/JKT-EIJK0317/2020 & Indonesia/JKT-EIJK0141/2020. Ketiganya dikirim ke portal Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID.org) & dapat dilihat semua orang.

 

Menurut salah seorang peneliti post doktoral LBM Eijkman Psadiptajati Kusuma, transmisi virus corona dari 3 isolat ini memiliki transmisi yang berbeda-beda yaitu:

  1. Sampel Virus ID Indonesia/JKT-EIJK2444/2020: sampel virus EIJK2444 memiliki kemiripan dengan virus yang ada di Jepang. Jadi EIJK2444 dari China menuju Australia,  kemudian menuju Jepang dan menuju ke Indonesia. Virus EIJK2444 memiliki mutasi unik asam amino pada protein S posisi 76, dari Threonine menjadi Isoleucine.
  2. Sampel Virus ID Indonesia/JKT-EIJK0317/2020: sampel virus EIJK0317 memiliki kemiripan dengan virus yang ada di Uni Emirat Arat. Jadi EIJK0317 dari China menuju Inggris, kemudian AS, ke Uni Emirat Arab, dan berakhir di Indonesia. Virus EIJK0317 memiliki mutasi unik asam amino pada protein ORF1a posisi 461 dari Isoluecine menjadi Valine.
  3. Sampel Virus ID Indonesia/JKT-EIJK0141/2020: sampel virus EIJK0141 memiliki kemiripan dengan virus yang ada di AS. Jadi EIJK0141 dari  China menuju Inggris, kemudian AS, dan berakhir di Indonesia. Virus EIJK0141 memiliki mutasi unik asam amino pada protein ORF1a posisi 2103 dari Serine menjadi Phenilalanine. https://jogja.tribunnews.com/2020/05/06/hasil-penelitian-3-transmisi-virus-corona-sampai-ke-indonesia-ini-asal-muasal-covid-19-di-tanah-air

 

DUKUNGAN PEMERINTAH

Menristek Bambang Brodjonegoro menyatakan LBM Eijkman sudah memulai pembuatan vaksin Covid-19 dengan melakukan whole genome sequencing pada SARS-CoV-2 untuk mendeteksi materi genetik, & diketahui jika virus yang saat ini menginfeksi masyarakat telah mengalami mutasi.  Ketepatan analisis genetik virus berpengaruh terhadap pembuatan vaksin agar relevan, dan hasil analisis ini sudah dipublikasikan secara internasional.

https://www.indozone.id/news/Xxs0BQ/tinggal-selangkah-lagi-indonesia-sukses-bikin-vaksin-virus-corona/read-all

 

 

KEBANGKITAN DUNIA SAINS TEKNOLOGI KESEHATAN INDONESIA

Dunia sedang beradu cepat dalam menangani wabah Covid-19. LBM Eijkman sudah mendapatkan data tujuh urutan genome lengkap yang sangat berguna untuk pengembangan vaksin. 

GISAID3

Komunitas peneliti terus bekerja untuk menemukan terapi yang efektif sehingga diperlukan kerja sama & kolaborasi antar lembaga penelitian, perguruan tinggi, dunia usaha, industri & masyarakat harus saling bergandeng tangan untuk mewujudkannya. Saya bahkan berharap lebih jauh, bahwa kita mampu menghasilkan vaksin sendiri, ini dikatakan Presiden Jokowi dalam pidatonya. Dunia industri harus berani berinvestasi, masyarakat juga mencintai produk-produk dalam negeri, dan kita terus-menerus memperbaiki ekosistem yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya inovasi dan industrialisasi serta mentalitas bangga kepada produk dalam negeri.

 

DANA PENGEMBANGAN VAKSIN

Dari www.thelancet.com, perkiraan dana yang dibutuhkan untuk PEMBUATAN 1 CALON VAKSIN dari 1 kejadian pandemik mulai dari uji preklinik  sampai fase 2a dibutuhkan $30-$160 juta, dengan asumsi tidak ada kegagalan. Sedangkan dari fase 2b sampai fase 3b menghabiskan sekitar $9.8 billion.

Pembuatan vaksin ini  butuh effort besar, WHO berkoordinasi bersama banyak negara membuat kandidat vaksin lebih dari 100 macam, karena pada umumnya tingkat kegagalannya lebih dari 90% sehingga tertinggal belasan vaksin saja yang bisa sampai di fase 2b, artinya tidak lulus uji.  Selain angka kegagalannya tinggi, waktu pembuatan lama, antara 2-10 tahun, HIV/AIDS yang muncul 40 tahun yang lalu belum ada vaksinnya sampai saat ini. Ini juga yang membuat kenapa pembuatan vaksin membutuhkan daya upaya bersama banyak negara yang dikomandani  WHO.

https://www.thelancet.com/journals/langlo/article/PIIS2214-109X(18)30346-2/fulltext

 

 

Add comment

ditunggu comment nya...