Latar Belakang Kami ?

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Awalnya bermula dari rasa prihatin dan masgul dengan keberadaan penderita sebagai pihak yang kadang kala dirugikan dan tidak mengerti hak-haknya, dan bahkan sampai detik ini masih ada saja yang begitu pasrah menyerahkan tubuhnya untuk dipermak oleh dokter, disaat dia masih belum tahu dan belum mengerti apa yang terjadi dengan tubuhnya. Saya pernah dinas di Jayapura, Jakarta, Bontang, Surabaya, Madiun, Banyuwangi, Sidoarjo dan Jombang, dan saya menjumpai kondisi serupa. Jadi melalui kesempatan ini kita bisa memulai membuka masalah ketidak-mengertian dari kedua belah pihak. Budaya mencerminkan nilai-nilai suatu bangsa, meskipun pada aplikasinya, entah karena pengaruh apa, sering berujung pada tindakan yang salah. Selain pengaruh budaya, sejarah pengobatan juga melibatkan ilmu perdukunan pada awalnya dan ternyata belum berakhir sampai saat ini. Saya mencium sisi positifnya, bagaimanapun di dalam diri kita, kita merasa ada hal-hal diluar akal kita yang berperan dalam proses kesembuhan. Dan hal ini justru memperlengkapi sistem pengobatan holistik, tetap berlogika karena kemampuan otak manusia diberikan Tuhan untuk kita pergunakan semaksimal mungkin. Tetap rendah hati karena memang banyak penyakit yang belum terpecahkan dunia kedokteran sampai detik ini. Syaloom.