DOKTER KELUARGA

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

Aselinya seh kalau semua orang melek kesehatan, dokter keluarga gak perlu deh. Kalau di negara lain sudah umum ada dokter keluarga, karena memang riwayat penyakit dari tiap orang itu penting, utamanya untuk memprediksi kejadian-kejadian di masa yang akan datang, kayak ngeramal gityu. Misalnya, kalau ada riwayat penyakit diabetes mellitus(kecing manis) dalam keluarga, kita harus hati-hati & memeriksakan diri lebih dini, pencegahan selalu lebih penting kan.

Nah masalahnya masyarakat kan sangat tidak melek kesehatan. Bahkan sarjana juga sama gak mudengnya dibanding masyarakat yang kurang mampu untuk bisa sekolah tinggi, apalagi buku-buku kesehatan dalam bahasa Indonesia sangat terbatas.

 

TAPI APA SIH GUNANYA DOKTER KELUARGA?

FAMDOK1

Waktu melamar kerja, kita pasti tulis lengkap riwayat pendidikan & pekerjaan. Dari riwayat ini pimpinan perusahaan tempat kita melamar bisa memprediksi kemampuan kita. Sama halnya dengan lamar melamar ini, tentang kesehatan seharusnya kita juga menyimpan data-data riwayat kesehatan kita. Cerita tentang kesehatan kita sejak lahir membuat kita tahu kecenderungan-kecenderungan penyakit apa yang akan kita hadapi. Bagaimana perilaku kita terhadap pola hidup sehat melengkapi catatan ini.

Idealnya tiap orang "mencatat" cerita kesehatannya sejak kecil, ini bagus banget. Tapi kenyataannya?, nggak banget deh, hampir semua pasien saya tidak tahu apa aja yang dialami tubuhnya. Yang paling parah bahkan ada lo yang gak tahu dia pernah operasi apa aja. Aneh kan, tapi ini kejadian nyata lo.

 

AHHH, JADI APA YANG BISA DIKERJAKAN?.

Mulai deh tanya ke orang-tua masing-masing yo & catat apakah ada kejadian-kejadian penting waktu kita dikandung ibu, apakah proses kelahiran berjalan lancar, adakah permasalahan waktu menyusui eksklusif, apakah anda termasuk yang terlambat berjalan atau bicara? Selama usia sekolah anda pernah menderita sakit apa? Bagaimana riwayat immunisasi?. Apakah pernah menjalani operasi dan kapan dikerjakan?. Pencatatan ini diteruskan sampai usia anda saat ini. Kemudian selanjutnya menjadi mudah, anda tinggal mendisiplinkan diri untuk mencatat.

Selain penyakit ada beberapa hal juga yang perlu dicatat karena terkait kesehatan, misalnya: apakah ada riwayat alergi terhadap makanan, obat, udara dingin dll. Yang penting juga adalah pola makan, apakah anda vegetarian, atau pemakan segala, atau sangat tidak suka sayur-mayur. Yang penting lagi adalah apakah ada riwayat penyakit tertentu dalam keluarga, karena beberapa penyakit dapat diturunkan. Sebagai contoh adalah penyakit kanker(tumor ganas), jika orang tua anda menderita penyakit ini maka anda berisiko untuk terkena & tindakan pencegahannya adalah dengan memeriksakan diri pada usia lebih dini.

Bagaimana dengan kebiasaan olah-raga? Makin tua tubuh makin membutuhkan olah-raga, yang sesuai dengan kemampuan pastinya. Gerakan tubuh membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh sampai ke ujung-ujung jari melewati saluran darah kita yang sudah menua, mengeras & mulai menyempit. Masuk angin adalah contoh penyakit yang sering dialami orang tua, apa sebabnya? Ya itu karena ada bagian-bagian tubuh kita yang kekurangan oksigen yang seharusnya dibawa darah keseluruh tubuh.

 

 

JANGAN LAKUKAN YANG BERIKUT INI YAHHH

FAMDOK2

Terakhir kalau masih ajah males melakukan yang diatas ini terus anda sakit dan berobat ke alternatif dan belakangan baru ke dokter, ada tips-tips berikut ini:

Ceritakan apa keluhan anda, sejak kapan, apakah keluhan tsb ada pencetusnya, apa yang sudah anda lakukan untuk mengobatinya. Jangan pernah berbohong karena itu sangat-sangat merugikan. Saya bisa bilang begitu karena saya tahu betul pasien sering berbohong tentang lama penyakitnya, tentang sudah diobati apa saja karena pasien takut disalahkan dokter. Ceritakan semuanya karena itu membantu dokter untuk menganalisa penyakit. Selain itu setiap penyakit memang punya pola & ceritanya sendiri, contohnya begini:

1. Kita tahu demam berdarah dan typhus sama-sama panas, tapi kalau anda bisa menceritakan kalau anda hanya panas sore hari saja dan pagi hari badan tersasa lebih segar, bukan panas yang terus-menerus makin tinggi. Dokter akan curiga itu sakit thypus dan selanjutnya dikonfirmasi dengan pemeriksaan darah untuk thypus saja. Jadi akhirnya anda juga untung karena tidak banyak pemeriksaan bukan?.

2. Contoh lain, jangan bilang anda baru panas badan kemarin padahal sudah panas selama 2 minggu. Kalau anda ternyata sakit typhus, begitu anda bilang memang panas badan sudah 2 minggu apalagi disertai sakit perut hebat, dokter akan lebih intens memeriksa perut. Karena jika sudah 2 minggu ada risiko terjadi kebocoran usus yang harus segera di operasi dan ditambal kebocorannya. Dan kebocoran ini memang umum terjadi setelah sakit 2 minggu karena penyakit typhus yang tidak teratasi. Memang ada pemeriksaan cross check lain tapi akhirnya mengeluarkan biaya lebih banyak untuk pemeriksaan dan akhirnya terlambat juga di operasi.

3. Tips lagi karena sebenarnya yang paling tahu mengenai tubuh kita adalah kita sendiri, jadi cobalah mengerti sebenarnya tubuh anda mau diapakan supaya tidak sakit, tapi kalau ternyata kemudian anda nggak mudeng, segera ke dokter, makin cepat makin baik, makin enak, makin mudah dan makin murah.

 

Gambar: Geofanny Sarah Adventia 

 

Add comment

ditunggu comment nya...