Candi Ngrimbi & Gua Si Golo-Golo

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

ngi2

Situs purbakala peninggalan Kerajaan Majapahit ini hanya berjarak 8 km dari Mojowarno, dimana "markas" kami terletak. Candi Ngrimbi terletak di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Candi ini merupakan gerbang selatan dari Kerajaan Majapahit. Sampai saat ini Candi Ngrimbi masih berdiri kokoh meskipun ada beberapa bagian batu yang runtuh karena gempa dan adanya pohon beringin yang tumbuh didekat candi sehingga akar-akarnya merusak candi. Ini cerita versi juru kunci yang diberi mandat untuk mengurus candi tersebut. Beberapa bentuk batuan yang jatuh runtuh tampak pada foto-foto dengan "wisatawan" diatasnya.

ngi1

 

Bangunan candi yang masih tegak berdiri berukuran panjang 13,24 meter, lebar 9,10 meter dan tinggi 12 meter. Konon di candi inilah jasad Ratu Tribuana Tunggadewi, ibunda Raja Hayam Wuruk dikremasi. Penasaran juga ingin melihat abu Ratu yang katanya ada di dalam candi, siapa tahu tempat penyimpan abunya berharga, dan "teman-temannya" penyimpan abu kan juga ada, tapi bagaimana ya caranya mengangkat candi, mengambil tempat penyimpan abu dengan abu di dalamnya tapi kemudian dapat mengembalikan candi ke tempat semula tanpa merusaknya?. Wah, kita musti bertapa dulu nich kayaknya supaya bisa menjadi superman. Nah, jika perjalanan kita lanjutkan ke Gua Si Golo-Golo dijamin kita bisa bertapa tanpa ada aral melintang.

ngi4

 

Gua Si Golo-Golo merupakan salah satu obyek wisata yang masih perawan. Gua Si Golo-Golo berada pada ketinggian kurang lebih 1200 meter diatas permukaan laut, terletak di Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Banyak yang percaya kalau gua ini mempunyai kisah tersendiri karena dipercaya sebagai petilasan salah seorang pangeran pada jaman Kerajaan Majapahit yaitu Pangeran Banawa. Kawasan ini dilalui 2 sungai, salah satunya membelah lembah dan menjadi jalan menuju Gua Si Golo-Golo.

go1 go2

 

 

Gua Sigolo-Golo sebenarnya terletak dibawah dan di dalam puncak batu cadas yang "diduduki" oleh dua punakawan di gambar. Jadi batu cadas ini merupakan atap dari gua. Kalau kita mau masuk ke dalam mulut gua, kita harus menuruni puncak gua ini melewati jalan setapak yang sangat terjal, ya lebih kurang 1000 meter terus kebawah dan jangan berhenti(coba ada paralayang terbang deh).

 

 

Nanti anda akan bertemu dengan aliran sungai yang akan mengantarkan anda kearah mulut gua, nah dijamin di dalam gua ini anda bisa bertapa dengan tenang. Cuma kali ini kita tidak membawa perlengkapan yang cocok, tapi kita sudah berjanji akan datang lagi dalam waktu dekat. Karena di gua ini konon kabarnya banyak harta Kerajan Majapahit disembunyikan waktu kerajaan ini diserang oleh Kerajaan Islam Demak.

Tapi selain masalah harta tadi, pemandangannya betul-betul indah kok, asri, dan dingin karena kabut tebalnya. Bahkan jika anda perhatikan foto "LEMBAH TERLARANG" diantara dua bukit dibawah, dan jika anda mempunyai mata setajam elang anda akan melihat gambaran "GAPURA SIGOLO-GOLO", terlihat kan hehehe, katanya gapura itu hanya bisa terlihat pada bulan suro kok, jadi jangan khawatir, i'll be back.

 

go3

 

Selain cerita gapura dan harta karun, menurut mbah Pramuhadi atau banyak yang menyebutnya mbah Pramuka, ternyata Gua Si Golo-Golo menyimpan cerita lain. Mbah Pramuka sejak lama menjadi "abdi" yang menunggu Gua Sigolo-Golo selama lebih dari 19 tahun. Hal ini disyahkan dari kepemilikan keris, pecut kepala ular naga dan gelang kepala ular naga berwarna keemasan miliknya yang selalu menempel di tubuhnya kemanapun beliau pergi. Begini ceritanya.

Konon alkisah, ada seorang anak Raja Majapahit, dia seorang putri yang rupawan dan jatuh cinta pada pria dari kalangan biasa. Yah betul, seperti itulah ceritanya seperti yang sudah anda terka, kisah cinta mereka berakhir kelabu, pria tersebut dibunuh dan putri cantik ini mengakiri hidupnya di dalam Gua Si Golo-Golo ini. Tapi hikmah dari kisah cinta mereka konon kabarnya memberi banyak kebaikan buat orang lain. Banyak pasangan muda-mudi yang berjiarah ke gua ini dan meminta doa restu kemudian mereka memiliki cerita cinta yang langgeng tidak seperti kisah putri yang berkabut, setebal kabut yang selalu menutupi gua tempat persemayaman putri.

 

go6 go5 go4

 

Akhirnya, kami tiba di markas kami kembali. Wow, karena medan Gua Si Golo-Golo terjal dan tidak bisa dilalui tanpa berlari dan melompat, sudah pasti membuang kalori. Lumayanlah ada sekitar 400 kalori terbuang dan makan siang terlewati. Bagus buat diet, asallll jangan dibalas waktu makan malam. Anda langsing(tentu jangan cuma 1 kali jalan-jalannya), mata segerrrr, dan hati senang.

 

Foto-foto: Koleksi Pribadi

 

Add comment

ditunggu comment nya...