KESELEO...bahaya lo

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 4
PoorBest 

FOOT1
 

Mosok berbahaya?. Coba deh kalau kita jadi gak bisa kerja karena kaki bengkak, nyeri. Duhhh kaki ini membawa kita kemana-mana seumur hidup deh, jadi mahal harganya kan?. Coba kalau kita pebisnis, pelari, pedagang, dst dan karena keseleo terpaksa hanya bisa berbaring?. Iya kalau cuma berbaring seharian, bagaimana kalau 3 minggu?. Berapa dolar yang tidak jadi masuk kantong, bahaya to?. Itu baru 3 minggu, bagaimana kalau pengobatannya tidak tepat sehingga nyeri sendi yang diakibatkannya berkepanjangan dan bahkan seumur hidup?. Keseleo ini jadi momok untuk para atlet, "si Beckham" juga pernah keseleo dan dia harus istirahat 6 bulan. Jadi percaya aja deh, nyeri sendi itu bener-bener bikin frustasi, jadi ayo jangan disepelekan ya.

Nyeri merupakan keluhan tersering yang diucapkan pasien waktu berobat, dan nyeri sering menyebabkan pasien frustasi bahkan depresi. Jadi pilih mana, nyeri sendi ato nyeri hati karena dolar melayang?

 

Cedera pada pergelangan kaki paling sering terjadi, sudah pasti hal ini disebabkan beban yang ditanggungnya paling berat. Bandingkan dengan sendi lutut yang hanya menopang beban tubuh mulai dari lutut ke atas. Apalagi jika tubuh kita berukuran ekstra, makin beratlah bebannya, makin susah-lah hatinya.

Bahasa kerennya keseleo yaitu sprain(ankle sprain), yang berarti terjadinya robekan ligamen di daerah ankle, robekan bisa parsial atau komplit. Ankle sprain sering dialami para atlet olahragawan, cedera ini menimbulkan nyeri hebat dan butuh waktu relatif lama untuk sembuh. Tapi, sebenarnya apa sih yang menyebabkan nyeri, apa sih bahayanya cedera terkilir ini?

 

sprain2

Apa yang terjadi?

Terkilir atau keseleo atau cedera pergelangan kaki bisa menimbulkan kerusakan di daerah sekitar sendi mulai dari yang ringan sampai berat, tergantung besar kecilnya trauma, berat tubuh, jenis sepatu yang digunakan ataupun fleksibilitas kaki itu sendiri. Trauma bisa menyebabkan ligamen/urat teregang, robekan ligamentum parsial atau total, yang akhirnya  menyebabkan pergelangan kaki menjadi tidak stabil.

Pergelangan kaki yang tidak stabil, selain menyebabkan si penderita sering jatuh, juga menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa. Seperti trauma lainnya, biasanya cedera ini juga disertai perdarahan, peradangan/inflamasi bahkan juga cedera pada pembuluh darah dan saraf yang bisa berakibat fatal. Rasa nyeri juga bertambah hebat jika tulang mata kaki luar dan dalam terkena cedera, atau jika tulang disekitar sendi ada yang patah.

Soal anatomi

Ada buanyakkk ligamen di daerah ankle(lihat gambar diatas deh), ligamen merupakan struktur yang menghubungkan tulang dengan tulang, sedangkan tendon menghubungkan otot dengan tulang. Pada kasus ankle sprain melibatkan sprain pada beberapa ligamen ini, tapi paling sering mengenai ligamen ATFL(Anterior Talofibular Ligament) dan ligamen CFL(Calcaneal Fibular Ligamen).

 

Bagaimana mengatasinya?

Pada prinsipnya adalah mengistirahatkan sendi yang mengalami trauma. Caranya bisa dengan memasang pembebatan, bisa memakai sepatu khusus(seperti sepatu lars tentara), atau dipasang gips berbentuk sepatu. Prinsipnya adalah supaya persendian dikunci tidak bergerak supaya ligamen pulih optimal. Jika trauma ringan, cukup dengan mengistirahatkan kaki sesering mungkin, dan letakkan kaki pada posisi agak tinggi. Anda boleh mengompres dingin daerah trauma. Obat-obatan penghilang nyeri dan pembengkakan diminum atas rekomendasi dokter.

Mumpung saya belum lupa,"jangan sekali dua kali memijatnya, karena akan menambah bengkak daerah yang memang sudah bengkak. Pembengkakan justru menyebabkan aliran darah menuju daerah trauma tidak lancar yang sebenarnya sangat dibutuhkan untuk proses penyembuhan".

Memang tergantung juga pada kerusakan yang terjadi, tapi mayoritas terkilir pergelangan kaki bisa sembuh dalam waktu tiga minggu. Jika tidak sembuh juga, kemungkinan karena cedera terjadi pada beberapa ligamentum, ada tulang yang retak, atau cedera yang ditimbulkan mengakibatkan sendi menjadi tidak stabil yang membutuhkan tindakan operasi, meskipun hanya pada sedikit kasus yang memerlukan operasi.

 

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah cedera sendi?

  • Hayo, apakah anda masih berukuran "extra-large" alias "endut"?.
  • Selalu gunakan sepatu yang nyaman di kaki waktu berolah raga.
  • Selalu lakukan pemanasan dan peregangan sebelum serius berolahraga.
  • Ingat, sendi pergelangan kaki menopang seluruh beban tubuh, jika anda sudah kelelahan berolahraga, kaki akan mudah cedera. Jadi sesuaikan porsi olahraga dengan kemampuan - tanyakan pada ahlinya.
  • Gunakan alat khusus untuk melindungi pergelangan kaki.
  • Jika punya masalah dengan sendi pergelangan kaki, periksakan ke dokter sebelum mulai berolahraga.
  • Jika cedera sendi tidak ditangani dengan baik mengakibatkan nyeri yang berkepanjangan padahal aktivitas kita sangat tergantung kemana "sendi kaki" membawa kita. Penanganan yang benar sangat menentukan. jangan sampai menyesal di belakang hari, jangan sekali dua kali dipijat, periksakan pada ahlinya.
    FOOT3

 

Stretching paska ankle sprain

Hal ini wajib dilakukan untuk memperkuat daerah persendian kaki paska trauma/ ankle sprain, dilakukan setelah nyeri dan pembengkakan berkurang, biasanya pada 5-7 hari setelah trauma, atau setelah range of motion(ROM) sendi pulih, dan kaki sudah kuat menahan berat badan dengan stabil, stretching sudah dapat dimulai dengan latihan isometis terlebih dahulu. Untuk latihan penguatan daerah ankle ini akan saya tulis nanti ya, salam

 

Sumber: www.consumenreports.org

Sumber Gambar: Internet

Add comment

ditunggu comment nya...