Hydrocephalus ... sudah operasi kok kepala tetap besar?

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 2
PoorBest 
 hydro

Sudah 2 kali saya membaca di Surat Kabar terkemuka di Indonesia ini dengan judul kira-kira serupa  diatas. Tulisan pertama kira-kira tahun 2005 dan kedua di tahun ini, tepatnya saya tidak mencatat. Sebenarnya sudah lama saya mau protes, seharusnya mbak dan mas wartawan lebih banyak bertanya, jadi kita bisa memberi informasi yang tepat. Masyarakat  awam juga jadi mengerti dengan benar kan?.

 

Hydrocephalus berasal dari kata hydro yang berarti air, dan cephal yang artinya kepala. Jadi kira-kira berarti kepala yang membesar karena berisi air. Penyakit ini diakibatkan adanya gangguan keseimbangan dari produksi cairan kepala(disebut LCS: Liquor Cerebro Spinal), dan proses penyerapannya.  Akhirnya mengakibatkan jumlah cairan di rongga kepala menumpuk sehingga “menggencet” jaringan otak. Padahal area-area otak kita punya fungsi  vital masing-masing  yang sangat spesial, spesifik dan tak tergantikan. Bahkan sel otak adalah satu-satunya sel dalam tubuh kita yang kalau rusak tidak mengalami “recovery”, itulah yang menyebabkan besok "tuek" kita pikun, lupa-lupa ingat atau "buyuten". Nanti saya akan buat artikel tentang fungsi otak kita yang sangat luar biasa dan pasti anda akan terkagum-kagum.  

 

Karena kelainan ini sudah terjadi sejak bayi, dan karena kepala bayi pada tempat-tempat persambungan tulang kepala ini belum menutup(lihat gambar),

 skull

menyebabkan tulang kepala justru saling menjauh dan membesar karena terdesak cairan di dalamnya. Akibatnya tulang-tulang kepala jadi sulit menyatu. Ini yang menyebabkan kepala bisa terus bertumbuh besar karena produksi cairan yang terus bertambah. Dan saking besarnya bisa menyebabkan tekanan dalam rongga kepala demikian tinggi dan kepala berdenyut-denyut.

Tekanan tinggi ini menimbulkan sakit kepala hebat, kejang, muntah-muntah sehingga bayi menangis dengan tangisan yang khas. Kalau sudah begini tindakan sementara tapi cepat yang dapat dikerjakan adalah dengan mengambil  cairan kepalanya, dengan cara menusukkan jarum pada daerah tertentu di kepala dan langsung menyedot cairannya sampai dirasakan tekanan di kepala tidak tinggi lagi.  Tumpukan cairan yang banyak itu tampak pada CT Scan kepala di gambar kanan bawah, area berwarna putih seperti kupu-kupu itu adalah cairan yang menumpuk dalam ventrikel/rongga otak sehingga mendesak jaringan otak. Coba bandingkan dengan gambar CT Scan yang normal pada sisi kiri bawah,  kupu-kupunya mungil bukan. 

 

 CT normal CT hydro

Nah, tindakan operasi dilakukan supaya kita tidak melakukan penyedotan tadi berulang kali. Caranya? Dengan mengalirkan cairan di kepala  ke dalam rongga perut(lihat gambar bawah). Caranya? Dengan memasang selang yang dimasukkan ke dalam rongga kepala, kemudian selang tadi ditanamkan di bawah kulit kepala terus turun lewat belakang telinga terus turun menuju perut dan akhirnya dimasukkan ke dalam rongga perut.  Jadi cairan di kepala yang berlebihan tadi dialirkan ke dalam perut yang mampu menampung cairan dalam jumlah banyak. Tapi anda tidak usah khawatir, cairan dalam rongga perut ini nanti juga akan ikut dalam sirkulasi/aliran darah kok. 

Karena kondisi pasien yang datang pada umumnya sudah terlambat, dan kepala sudah terlanjur besar, operasi tidak bisa membuat otak kembali normal, bahkan juga tidak membuat kepala mengecil, tapi tidak makin membesar. Dan memang operasi ini sifatnya tidak menyembuhkan tapi menghilangkan gejala yang membuat bayi kesakitan dan setidaknya mengurangi gencetan cairan pada jaringan otak sehingga tidak semakin parah. 

 

 shunt

Anda kemudian bingung.  Kok operasi tidak menyembuhkan?

Ngapain di operasi dong dok?.

Begini, memang operasi ada 2 jenis, yang pertama adalah operasi yang bersifat kuratif(menyembuhkan), misalnya operasi tumor jinak payudara, operasi patah tulang, operasi polip, operasi hernia, usus buntu, batu empedu dst…dst. Setelah operasi,.....ya beres,..... dan penyakit hilang.

Operasi yang kedua adalah operasi yang bersifat simptomatik dan paliatif artinya operasi yang hanya menghilangkan gejala yang diakibatkan penyakitnya yang menyebabkan pasien menderita.

Anda tahu kan "tokoh superman" yang pertama dulu itu dipasang trakeostomi(lubang) di lehernya sepanjang hidupnya. Itu dilakukan setelah dia jatuh dari kuda yang menyebabkan patah tulang leher sehingga dia tidak mampu bernafas. Nah trakeostomi berguna untuk membantu dia bernafas, tapi dia tidak sembuh dari patah tulang lehernya. Anda juga pernah dengar operasi pemasangan kolostomi(lubang di perut untuk pengeluaran kotoran). Kolostomi ini ada kalanya dikerjakan permanen misalnya pada tumor usus yang sudah tidak bisa diangkat. Tapi karena pasien tidak bisa buang air besar karena tersumbat tumor,  dibuatkanlah jalan pintas dengan mengeluarkan ususnya langsung menjadi lubang di perut. Jadi tumornya tetap masih ada di perut tapi pasien merasa nyaman karena bisa buang air besar. 

 

Sel-sel otak yang sudah terdesak cairan tidak bisa kembali normal dan tidak bisa berfungsi lagi. Padahal  di tiap inchi area otak itu punya fungsi khusus. Itulah sebabnya kenapa penderita hydrocephalus mengalami kelainan pertumbuhan baik fisik dan kognitif.  Secara kasat mata, tubuh sulit menopang kepala yang besar, selanjutnya dalam perkembangannya sulit juga berjalan. Bisa terjadi gangguan pendengaran, penglihatan, kesulitan belajar, terlambat bicara dst. Karena fungsi-fungsi ini diatur oleh otak dimana pada penderita hydrocephalus fungsinya terganggu karena tertekan cairan. Harapan hidup dari penderita hydrocephalus sukar diprediksi karena kelainan ini sering disertai kelainan lain yang juga berat. Apalagi jika berobat dalam kondisi yang sudah berat.

 

Sedang banyak penelitian tentang hydrocephalus saat-saat ini. Tren nya adalah penelitian tentang keterkaitan gizi ibu hamil dengan kelainan yang bisa ditimbulkan pada bayi, khususnya tentang "kekurangan asam folat pada ibu hamil yang diduga sebagai penyebab timbulnya hydrocephalus".  

Kehamilan adalah proses fisiologis dan alami. Sudah tentu itu berarti ibu hamil harus sehat. Untuk gampangnya, sebelum hamil pastikan berat tubuh harus ideal, gizi harus baik. Apalagi jika hamil, anda harus "rebutan" makanan dengan bayi anda. Selain untuk kecukupan tubuh anda sendiri,  gizi yang cukup juga untuk pertumbuhan bayi.  "Karena jika gizi untuk tubuh ibu hamil sendiri kurang, maka bayi andalah yang akan dikorbankan…..!"   

Sumber Gambar: Internet

  

Add comment

Tolong commentnya yang positif ya, supaya artikel ini bisa berguna untuk kita.