UNDUH-UNDUH' 2009

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

unduh2
unduh5
unduh3

 

Saya orang Jawa asli loo tapi saya juga bingung dengar kata-kata diatas. Ternyata arti Unduh-unduh itu adalah Hari Raya Panen. Di desa Mojowarno ini dimana saya dan teman-teman bermarkas hidup tradisi unduh-unduh yang sudah berumur ratusan tahun. Hari raya ini adalah bentuk perwujudan rasa syukur mereka, dengan cara membawa hasil panen pertama mereka untuk dipersembahkan di gereja. Jadi pagi-pagi buta mereka sudah berjalan membawa panenan disepanjang jalan Desa Mojowarno dalam bentuk arak-arakan karnaval, berangkat dari rumah masing-masing menuju gereja GKJW Mojowarno. Dan, prosesi ini menarik, seperti acara festival bunga tahunan di Belanda.

 

Secara berkelompok, beberapa keluarga mengumpulkan dan menyatukan panen mereka dan dibuat membentuk suatu bangunan kandang misalnya, kambing domba misalnya, atau membentuk tokoh bunda Maria. Mereka membuat rangkaian cerita dari tokoh-tokoh yang "dibuat" dari hasil panen mereka dan kemudian memajangnya diatas mobil sehingga menjadi mobil berhias. Nah kemudian iring-iringan mobil berhias ini berjalan keliling desa untuk sampai akhirnya menuju gereja dan mereka mempersembahkan panenan mereka disana.

 

Tapi yang anda tidak tahu adalah, mereka ternyata tidak mempersembahkan hasil panen mereka dalam bentuk aslinya tetapi dibuat sedemikian rupa sehingga sangat menarik hati. Contohnya, mereka membuat, membentuk dan menempeli tokoh Maria misalnya dengan bulir-bulir padi, atau baju dari tokoh prajurit misalnya dengan bulir-bulir jagung atau kacang hijau. Coba anda perhatikan lebih detil dari tokoh-tokoh di foto, gaun-gaun mereka seluruhnya terbuat dari hasil panen yang ditempel dan dirangkai membentuk seseorang. Wahhh, berapa lama ya mereka membuat satu gaun saja yang dibentuk dari tempelan jagung, bulir padi atau butir-butir kacang hijau. Kita sering kan bercanda kalau orang bikin onde-onde itu pasti sampe semaleman karena harus menempeli wijennya satu-satu.....duileh kejadian deh disini, di karnaval tahunan di Desa Mojowarno Jombang.

unduh4

 

Coba anda sempatkan untuk datang melihat, bahkan masyarakat setempat menyediakan rumahnya untuk anda bermalam. Jadi anda punya kesempatan untuk melihat detil pembuatannya sampai dengan sentuhan akhir dari mobil hias tsb pada sore dan malam hari. Kemudian keesokan harinya subuh-subuh anda bisa ikut dalam karnaval ini.

 

Karnaval dimulai jam 4 pagi, mereka berangkat secara berkelompok memenuhi sepanjang jalanan Mojowarno tentunya untuk akhirnya bertemu di halaman gereja. Setelah kebaktian barulah dimulai acara penilaian dari kendaraan hias tadi. Acara diakhiri dengan diadakannya lelang dari hasil panen, dan semua hasilnya mereka berikan ke gereja. Memang, seperti karnaval yang lain, anda baru bisa datang tahun depan di bulan Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun gereja. Anda juga belum tahu kan, kalau gereja ini sudah berumur 128 tahun saat ini dan menjadi gereja tertua di Jawa, dan bangunannya masih asli sejak pertama berdiri. Memang bangunan ini dipertahankan asli sebagai warisan budaya.

unduh1

 

Sebelum lupa, saya ingatkan anda untuk membawa perlengkapan perang seperti topi, kaca-mata hitam, dan tentunya krim pelindung matahari karena kita akan seharian berada di lapangan terbuka dengan debu dan panas matahari. Kalau air putih anda tidak usah khawatir karena untuk anda sudah disediakan makanan untuk sepanjang hari.

 

Selanjutnya anda bisa menyaksikan sebagian dari foto-foto karnaval, tidak seluruhnya memang. Karena memang lebih afdol kalau anda datang sendiri dan menyaksikannya.

Jadi selamat menikmati

 

Foto Unduh-Unduh Mojowarno' 2015: Koleksi Pribadi

 

 

 

 

Add comment

ditunggu comment nya...