10 Trik "Menipu Perut"

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 2
PoorBest 

Masih ndut & susah nahan laper? Coba yang satu ini:

teh air

1. Air Putih

Minum air putih sebanyak-banyaknya sebelum makan, karena air adalah penekan lapar alami. Air putih mempercepat metabolisme tubuh sampai 30% sehingga membantu mengurangi rasa lapar, sehingga mempercepat penurunan berat badan. Biasakan bawa air putih kemanapun, ini bisa menjadi awal yang bagus bagi yang tidak suka air putih, coba deh.

2. Teh Hijau

Minum teh hijau diantara waktu makan. Kandungan kafein dalam teh hijau dapat meningkatkan metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi sehingga rasa lapar berkurang, sehingga menurunkan berat badan.

susu

3. Susu Non-fat

Susu "basi" ini atau yoghurt baik untuk menurunkan berat badan karena rendah lemak dan mengandung protein tinggi.

4. Sayur Mayur

Makan sayur sebanyak mungkin sebagai hidangan pembuka. Sumber seratnya membantu mengurangi keinginan akan kalori. Kita bisa menyantap sepiring sayur bayam sebelum menyendok nasi dan lauk.

5. Buah-buahan

Buah-buahan kaya serat yang juga mengurangi keinginan tubuh akan kalori, kok bisa?. Karena serat lambat dicerna tubuh, lagipula kandungan anti-oksidannya merupakan senjata yang ampuh melawan kanker.

 

fruits

6. Sup

sup

Makan sebanyak-banyak sup sayur-sayuran atau sup tomat sebagai hidangan pembuka. Sup hangat ini cepat mengenyangkan karena kandungan serat dan airnya.

 

7. Havermut

Yang tidak suka bubur mungkin juga tidak menyukai havermut. Tapi serat dalam havermut termasuk karbohidrat yang cepat menimbulkan rasa kenyang.

 

8. Protein murni

ikan

Siapa bilang tidak boleh makan daging?. Tapi pilihlah daging putih seperti ayam. Selain itu biasakan selalu membuang kulitnya jika menyantap ayam goreng. Daging kambing(jangan lemaknya) rupanya sangat baik kandungannya(baca di artikel lain). Konsumsi protein akan membuang lemak dalam tubuh dan membentuk otot tubuh.

 

9. Beras Merah

Kandungan seratnya tinggi, serat sulit dicerna oleh tubuh sehingga metabolisme tubuh bertahan lama. Mulailah mengganti beras biasa dengan si "merah" ini.

 

10. Gula & Minyak

Sering kali 2 hal ini bikin penyakit karena kita kelupaan menghitung kandungan kalorinya sehingga diet berantakan. Ingat-ingat berapa kali sehari kita minum pakai gula? Kebiasaan minum soft-drink?. Bagaimana dengan gula non-fat? Biasakan batasi minum manis pagi dan sore hari saja dan hanya menggunakan 1 sendok kecil gula.

Minyak? Coba ingat juga, dalam sehari berapa potong pisang goreng, tahu goreng, lumpia goreng, tempe menjes dst dst dst yang kita lahap?. Nah dalam 1 potong gorengan berukuran sedang terdapat kurang-lebih 15 gram minyak alias lemak, jadi mengandung sebanyak 135 kalori. Sooo kalau sehari kita maem 10 potong gorengan, itu sudah menghabiskan kebutuhan kalori hampir sehari. Jangan lupa, itu baru ngitung minyaknya looooo. Mulai sekarang biasakan bawa tisu makanan di kantong, kemudian selalu "lap" makanan gorengan sehingga minyaknya terserap di tisu.Juga perhatikan dimana kita membeli gorengan. Apakah minyak yang dipakai menggoreng sudah menghitam warnanya? Hati-hati ya, minyak hanya boleh dipakai lagi untuk menggoreng/dipanaskan maksimal 2 kali, selanjutnya kandungan lemaknya berubah menjadi lemak jenuh yang tidak bisa diurai tubuh.

 

Porsi makan seseorang terbentuk sejak dia kecil. Besar kecilnya porsi makan ini akan dibawa terus sampai usia dewasa. Dan orang dengan kebiasaan makan dalam porsi besar akan selalu butuh makanan dalam jumlah banyak. Ya, ini karena lambungnya belum terisi penuh, jadi si empunya lambung akan merasa lapar terus. Nahhh, perlu waktu 3 minggu sampai 1 bulan untuk lambung menyesuaikan diri sehingga nantinya jika sudah terbiasa dengan porsi makan yang lebih kecil lambung tidak berontak  sehingga "dia" tidak minta porsi yang lebih besar lagi.

Jadi sekarang kita tipu aja dulu si lambung dengan resep-resep diatas. Tubuh kita hanya perlu beberapa waktu untuk menghadapi cobaan untuk akhirnya bisa beradaptasi dengan porsi makan yang baru, setelah waktu itu kita akan terbiasa. Tidak percaya, coba dulu dong.

 

 

Sumber Gambar: Internet (Labeled for Reuse*)

 

 

Add comment

ditunggu comment nya...