Jangan salah...tumor payudara tidak nyeri

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 2
PoorBest 

Kata-kata ini paling sering dikatakan oleh penderita kanker payudara,  ...“habis dok…benjolannya nggak nyeri, jadi saya pikir nggak apa-apa”,…..”iya dok, dari sejak benjolannya kecil sampe besar ya nggak nyeri, ini baru nyeri setelah nyeprooottt dan pecah begini…bau lagi dok???.....dulu nggak nyeri, tapi setelah meletus dan "nggrowong" kayak kawah gini ya baru sakit???.

Kalau benjolan itu bisul sudah pasti nyeri sampai kepala cemot-cemot dan badan panas dingin. Kalau anda sedang menyusui tapi tidak intensif sehingga payudara membengkak karena air susu menumpuk…sudah jelas anda akan meringis kesakitan, orang Jawa menyebutnya “ngrangsemi”.

Jadi jangan salah benjolan tumor ganas pada payudara hampir tidak menimbulkan rasa nyeri, jadi anda keliru selama ini. Justru dokter akan cuek aja walaupun bisul di payudara anda suakittt mau meletus.  Hampir pasti jika benjolan itu nyeri justru bukan tumor ganas atau kanker. Dan ternyata masalah ini menjadi penyebab tersering keterlambatan pasien datang memeriksakan dirinya…..ya karena mereka merasa baik-baik saja soalnya. Mereka selalu mengatakan benjolannya tidak nyeri...sehingga mereka menganggap tidak berbahaya. 

 

Apa saja gejala tumor ganas payudara?

 breast

 

Selain adanya benjolan, gejala lainnya adalah: keluarnya cairan dari puting susu, keluarnya darah dari puting susu. Kulit mengkerut diatas benjolan tumor seperti kulit jeruk(peau de’orange) atau puting tampak tertarik kedalam. 

Jika ada riwayat penyakit  tumor ganas dalam keluarga,  anda harus lebih berhati-hati dan memeriksakan diri lebih dini. Lakukanlah screening, katakan saja pada dokter jika anda punya riwayat kanker dalam keluarga, walaupun waktu memeriksakan diri belum ada keluhan seperti diatas. Dokter akan memilihkan pemeriksaan yang tepat.

 

Anda juga harus lebih ekstra hati-hati  jika usia anda masih dibawah 35 tahun dan anda meraba adanya benjolan di payudara, apalagi ada riwayat sakit tumor ganas dalam keluarga. Segeralah periksakan diri. Jangan menunda-nunda apalagi dengan alasan benjolan tidak nyeri, makin dini pemeriksaan makin baik hasilnya. Usahakan anda sudah dalam penanganan dokter waktu ukuran tumor masih dibawah 1 cm, supaya dokter masih bisa “menyelamatkan” payudara, jadi peran aktif kita untuk “SADARI"(perikSA payuDAra sendiRI) sangat penting.

 

Berikut cara-cara pemeriksaan payudara sendiri.

sadari 

Berdirilah menghadap kaca, buka baju dong. Terus perhatikan apakah payudara anda berbeda jauh ukurannya antara kiri dan kanan?. Angkat kedua tangan, apakah ada bagian payudara yang mengkerut atau tertarik. Kemudian menggunakan salah satu tangan sementara tangan yang lain diangkat. Mulailah melakukan perabaan secara sistematis mulai dari tepi luar payudara sampai ke sentral. Kemudian diulangi dengan meraba dari arah atas ke bawah.

Terakhir "pencet" puting susu dan perhatikan apakah ada cairan keluar dari puting. Pemeriksaan ini dapat juga dilakukan sambil tidur tapi anda perlu mengganjal punggung dengan bantal kecil supaya payudara lebih datar.

Jadi rajin-rajin SADARI ya..... biarpun kelihatannya sederhana tapi vital, karena hanya jika anda aktif dan waspada kanker payudara dapat ditemukan dini bukan?. 

 

 

 

 glut

 Info & Tips

SEL KANKER SUKA GULA?

Ya...ternyata sel kanker sangat suka gula - sehingga kebutuhan gula untuk sel normal tubuh kita habis disabotase.

Didalam tubuh, apapun yang kita makan, setelah diproses, nanti bentuk akhir metabolisme berupa gula(glukosa). Nahhh...makin ganas tumornya, dia makin rakus makan gula. Akibatnya sel-sel tubuh normal tidak kebagian sehingga tubuh penderita kanker pasti makin kurus.

Tapi sekarang ada berita baik. sudah dalam tahap penelitian bahwa pembatasan "asam amino glutamin" bisa menghentikan kemampuan sel kanker memakai glukosa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 Sumber gambar: Internet

 

 

 

Add comment

Tolong commentnya yang positif ya, supaya artikel ini bisa berguna untuk kita.