GIGI BOLONG "bikin" JANTUNG BOLONG

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 1
PoorBest 

heart2

 

Apakah ada yang mengenal nama nama cantik saya, seperti: "Actinobacillus Actinomycetemcomitans, Porphyromonas Gingivalis, Tannerella Forsythia, & Treponema Denticola?". Kami ada di dalam aliran darah kalian lo, pasti deh gak kenal, karena kami ini sekelompok bakteri, kami suka tinggal di dalam darah tubuh penderita penyakit jantung yang biasanya menderita penyakit periodontal alias penyakit radang gusi alias sakit gigi.

 

Tidak ada kolam yang sesegar dalam aliran darah ini, kami berenang sambil menikmati oksigen, menikmati nutrisi yang melimpah dan, kami bisa beranak pinak disini, dan kami bisa berenang sampai ke aliran darah jantung dan nongkrong di katub-katub/ jendela jantung, cihuy.

 

Jurnal Periodontology Amerika' 2002 menulis jika orang-orang dengan penyakit periodontal menderita penyakit kardio-vaskular(penyakit jantung) ada sebanyak dua kali lipat lebih banyak dibanding orang-orang yang tidak punya penyakit periodontal. Penyakit kardio-vaskuler yang sering terjadi adalah arteriosclerosis/kekakuan pembuluh darah, penyakit katup jantung, coronary thrombosis/ penyumbatan pembuluh darah, ischemic heart disease/penyakit jantung iskemik dan stroke. Penyakit periodontal juga berkontribusi pada banyak penyakit lain seperti diabetes, penyakit saluran pernafasan, dan kelahiran bayi dengan berat badan kurang.

 

Jurnal ini melaporkan bahwa pada penderita penyakit periodontal(penyakit gigi) yang parah ditemukan komponen-komponen pro-inflamasi bakteri seperti endotoksin yang dilepas ke dalam darah. Penelitian ini sejalan dengan temuan para ahli di Universitas Buffalo yang menemukan bahwa komponen-komponen yang dilepaskan bakteri ke dalam darah menjadi pencetus bagi liver untuk membuat protein C-reactive(CRP), yang menjadi prediktor meningkatnya resiko penyakit kardiovaskuler. Bahkan yang lebih baru ditemukan bahwa penderita penyakit periodontal memiliki kadar lipoprotein-associated phospholipase A2 (Lp-PLA2) yang tinggi, marker inflamasi lain untuk resiko penyakit kardiovaskuler.

 

Hal-hal diatas maksudnya begini, bakteri-bakteri bandel tadi suka mengeluarkan zat yang namanya endotoksin alias racun, nah racun dalam darah ini kemudian merangsang liver/hati untuk menghasilkan protein yang namanya CRP yang mencetuskan timbulnya penyakit pembuluh darah jantung. CRP dan juga Lp-PLA2 akan terdeteksi dalam darah dan menjadi petanda bagi orang-orang yang beresiko terjadinya penyakit kardiovaskuler.

Tapi saya memang bukan ahli jantung lo, cuma lagi senep aja kok banyak pasien dateng dengan gigi busuk yang akhirnya jadi bengkak banget rahangnya, ini penyakit yang bahaya banget, penyakit phlegmon namanya, penyakit ini mematikan, nanti saya akan cerita lagi tentang si phlegmon ini. Tulisan yang menyenggol soal jantung diambil dari sumber dibawah, dan sangat menerima masukan dari ahlinya.

 

Memang mulut kita ini bisa menjadi pintu gerbang bagi masuknya bibit-bibit penyakit. Pernah diteliti dan ditemukan lebih dari 600 jenis kuman bisa tinggal dalam mulut kita hiiiiiii, jadi jangan kelamaan mangap ya, hehehe

 

Masih mau dengar teori yang lain lagi? Begini nih.

GIGI BOLONG

 

Beberapa teori yang sudah diakui menerangkan bahwa, awalnya bakteri dari mulut masuk dalam aliran darah, menempel pada plak lemak di arteri koroner/pembuluh darah jantung dan katup jantung yang kemudian membentuk bekuan. Memang kekhasan dari penyakit arteri koroner adalah adanya penebalan dari dinding arteri dikarenakan lemak.

 

Waktu SD kita belajar kalau jantung memiliki dua serambi dan dua bilik, diantara serambi dan bilik jantung terhubung oleh katup alias jendela sehingga darah dapat melaluinya dan kemudian diproses. Nah, jika katup ini bocor alias bolong akibat penyakit katup, menyebabkan terjadinya gangguan pada jantung.

Pada penyakit katup jantung yang berat malahan pasien harus dioperasi yang tentunya sangat mahal, jadi lebih baik dihindari bukan?.

Jika penelitian-penelitian orang-orang pinter tadi belum bisa juga menggugah kita untuk punya kebiasaan menjaga kesehatan mulut?. Coba lihat ilmu statistik berikut, lagipula ilmu kesehatan memang seringkali bermula dari data statistik ini. Jadi dari hasil pengamatan, kemudian dibuat penelitian statistiknya.

Pada banyak penelitian epidemiologi penyakit yang pastinya mengunakan statistik, sudah jelas hasilnya sangat bermakna bahwa pada kelompok masyarakat dengan penyakit periodontal menunjukkan lebih sering terjadi gangguan penyakit jantung. Anda masih gak percaya dengan statistik? Coba ingat-ingat lagi pemilihan presiden kemarin, nahhh, itulah statistik, dengan cara quick qount saja menunjukkan hasil yang tepat. Memang statistik itu adalah bidang ilmu tersendiri yang meneliti data-data kesehatan di masyarakat, dan yang pasti bisa bikin puyeng kalau kita bicarakan mendetil.

 

Pernah dengar kata-kata cantik ini?. Apa yang keluar dari mulutmu mencerminkan hatimu/jantungmu?. Hehehe, boleh juga kan kata-kata ini kita terapkan disini?. Jadi menjaga kebersihan mulut kemudian bisa menjaga kebersihan hati/jantung? 

gigi2

Kita mulai saja membiasakan diri untuk menjaga kebersihan mulut kita, karena mulut juga menjadi pintu gerbang bagi begitu banyak penyakit yang menyerang tubuh kita. segera periksakan jika anda merasa ada kelainan, daripada anda harus sakit hati karena harus sakit jantung kan.

 

Sumber: www.perioheart.com, Health & Medicine November'08, Ridker P. et al: Comparison of C-reactive protein and low-density lipoprotein cholesterol levels in the prediction of first cardiovascular events. N Eng J Med, Vol 347 No. 20:1557, 2002

Sumber Gambar: Internet(Labeled for reused*)

 

 


 

 

 

 


Add comment

ditunggu comment nya...