Daging "Si Mbek"(alias kambing) rupanya menyehatkan

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 2
PoorBest 
goat3

Wahhh, nyesel deh udah seumur-umur menghindari yang namanya daging mbek. Gara-gara sekarang suka nulis nihhh & baca-baca, akhirnya jadi tahu kalau daging kambing justru paling sehat dibanding daging merah lainnya bahkan dibanding ayam. Abis gimana yaaa, soalnya pernah tuh makan daging kambing yang baunya agak gak enak, padahal ternyata itu hanya karena pengolahannya kurang siiip ajahh. Belum lagi ngeliat sate kambing yang berlemak gitu atau gulai kambing, jadi langsung aja deh hakul yakin kalau dagingnya si mbek itu full kolesterol. Tapi menyesal emang selalu datang belakangan dong.


USDA meneliti perbandingan kadar lemak, protein, lemak jenuh dan besi antara kambing, sapi, babi, dan ayam. Dengan bobot sama-sama 3 ons dan dimasak dengan cara dipanggang, diperoleh data sebagai berikut:

Good For Your Health

Goat meat is 50%-65% lower in fat than similarly prepared beef, but has a similar protein content. The US department of Agriculture also has reported that saturated fat in cooked goat meat is 40% less than that of chicken, even with the skin removed.

3 oz. cooked (Roasted)

Calories

Fat
(Gr.)

Sat'd Fat
(Gr.)

Protein
(Mg.)

Iron
(Gr.)

Goat

122

2.58

.79

23

3.3

Beef

245

16

6.8

23

2.9

Pork

310

24

8.7

21

2.7

Lamb

235

16

7.3

22

1.4

Chicken

120

3.5

1.1

21

1.5

 

 

Dari tabel kelihatan sekali kalau daging yang paling sehat adalah daging kambing. Kalorinya rendah(122 kalori), lemaknya rendah(2,58 gram), lemak jenuhnya rendah(0,79 gram), tapi memiliki protein tinggi(23 mg) dan besi tinggi(3,3 gram).

goat1 goat2 goat4

 


Apakah daging kambing betul sehat?

Bener deh, selain kelebihan-kelebihan diatas tadi, daging kambing merupakan salah satu sumber terbaik Zink dan Vitamin B, Choline dan Selenium. Vitamin B membantu membakar lemak. Sedangkan Choline dan Selenium dapat mencegah kanker.


kambing

Daging kambing yang baik punya lapisan tipis lemak yang menutupi dagingnya sehingga menjaga daging dari kekeringan. Kambing tidak punya lemak diantara dagingnya tapi diluarnya sehingga sangat mudah membuang lemaknya. Kaki kambing malah memiliki kandungan lemak paling rendah dibanding bagian tubuh kambing lainnya. Tapi hati-hati, kalau lemak kambing justru memiliki persentase kolesterol lebih tinggi dibanding daging ayam atau sapi.

Sebaiknya kita mengkonsumsi daging kambing yang berusia dibawah 6 bulan. Makin muda makin enak pula disantap, tapi makin mahal pula harganya. Daging kambing lebih natural dikarenakan si mbek ini butuh usaha dalam proses pertumbuhannya, dia tidak bisa dipompa menggunakan hormon-hormon untuk pertumbuhannya, dia hanya bisa diberi makanan yang biasa dia makan alias natural.

 

Jadi anda tidak perlu khawatir lagi menyantap daging kambing, karena terbukti sebagai daging yang paling sehat yang dapat ditemukan di pasar.

Sekali lagi, anda hanya boleh makan dagingnya, bukan lemaknya, karena dagingnya yang sehat, dan justru lemaknya paling jahat. Jadi buang semua lemaknya sebelum dimasak.

Saya jadi kepingin makan daging kambing asap yang diiris tipis-tipis itu, wah dimana ya nyarinya?

 

Sumber:

http://www.annecollins.com/calories/calories-goat.htm

Http://low-fat-cooking.suite101.com/article.cfm/how_to_select_prepare_and_cook_goat_meat

USDA Hanbook #8, 1989, Nutritive value of foods

Sumber Gambar: Internet & Koleksi Pribadi

Add comment

ditunggu comment nya...