Alergi, bahaya lo

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 1
PoorBest 

alergiReaksi alergi sesungguhnya adalah respon tubuh terhadap adanya "invasi" dari luar. Waktu tubuh mendeteksi adanya benda asing alias musuh, yang disebut antigen, sistem immun terangsang. Sistem immun normal melindungi tubuh dari musuh berbahaya seperti bakteri, virus dan toksin/racun. Tetapi terkadang reaksi dari sistem immun ini berlebihan, reaksi berlebihan dari sistem immun terhadap benda asing(yang disebut allergen) disebut reaksi hipersensitif atau reaksi alergi. Seseorang dengan bawaan alergi, tubuhnya sensitif banget terhadap alergen sehingga timbul reaksi alergi, padahal alergen itu bisa saja tidak menjadi masalah buat orang lain.

Nahhhh, coba kita mulai mengamati orang-orang di sekitar kita, pada umumnya jika ditemukan cerita alergi dalam keluarga, bakat ini akan menurun pada anaknya. Jadi alergi itu bakat yang dibawa sejak lahir ya. Jadi gak timbul ujuk-ujuk, apalagi rumor selama ini yang bilang kalau habis menjalani operasi harus berpantang segala macam makanan. Banyak yang keliru soal ini, jadi kalau kita memang tidak memiliki riwayat alergi, tidak ada pantangan makanan setelah operasi, justru proses penyembuhan paska operasi akan terganggu kalau kita kekurangan gizi, dan sebenarnya justru orang sakit butuh gizi lebih dibanding kita yang sehat.

Jadi.....tulunggng dong, kalau dah pada baca artikel ini, ceritakan ke teman dan sodara-sodara ya, karena kita-kita orang medis sudah pusing tujuh keliling menjawab pertanyaan-pertanyaan pasien yang selalu saja(hampir 1000%) mengira jika habis operasi tidak boleh makan ikan lah, tidak boleh makan telor lah, tidak boleh minum air lah, dst dst dst, hadehhhh@#%!&^$$$$*???.

 

PENYEBAB

Yang biasa menjadi alergen adalah debu, pollen, obat-obatan bahkan vaksin, makanan tertentu, gigitan serangga, bulu binatang, virus atau bakteri, perhiasan dari logam, udara panas atau dingin, dan bahkan emosi pun bisa menjadi pencetus timbulnya alergi. Ingat ingatttt, pada umumnya ada cerita riwayat alergi dalam keluarga.

Saat ini alergen makin aujubilah banyaknya, ya polusi aja dimana-mana, banyak kan yang alergi dengan debu knalpot, buangan udara pabrik dl. Terus coba lihat apa yang mengalir di sungai-sungai di kota, buangan pabrik banyak kan, udah gitu masih pada hobi mandi di sungai lagi, gak cuma gatel dah hasilnya, hehe.

 

PATOFISIOLOGI

Waktu tubuh diserang musuh/antigen, sistem immun/pertahanan tubuh menghasilkan antibodi yang spesifik/khusus terhadap musuh/antigen tersebut. Reaksi awal ini disebut desensitization, bisa disebut juga "perkenalan", maksudnya disini penjajakan supaya tubuh bisa mengatur, "tentara" mana yang akan disiagakan, prinsip dasarnya "musuh spesifik" dilawan dengan "tentara spesifik/khusus", sehingga kerja sistem maksimal.

Tugasnya antibodi kemudian adalah mendeteksi dan menghancurkan antigen yang menyebabkan sakit. Pada reaksi alergi antibodi ini disebut Immunoglobulin E atau IgE.  IgE merangsang produksi dan pelepasan mediator, yang kita kenal sebagai Histamin. Jika mediator ini dilepaskan tiba-tiba atau sangat banyak, reaksi alergi juga akan timbul tiba-tiba dan berat, dan reaksi anafilaksis bisa terjadi.

 

GEJALA

alergi2

Gejala-gejalanya tergantung pada bagian tubuh mana yang terpapar alergen dan beratnya reaksi alergi. Sangat bervariasi antar individu, bisa timbul hanya pada satu bagian tubuh atau seluruh tubuh. Bisa hanya berupa bintik merah kecil atau mata gatel atau kemerahan di seluruh tubuh.

Pada sedikit kasus reaksi alergi bisa mematikan, disebut "reaksi anafilaksis". Reaksi anafilaksis berlangsung sangat cepat dan mengancam jiwa. Di Amerika lebih dari 400 orang meninggal setiap tahunnya akibat reaksi anafilaksis terhadap penisilin, dan hampir 100 orang karena gigitan serangga (Asthma and Allergy Foundation of America / AAFA).

Jangan dianggap sepele karena alergi ini bukan cuma muncul dalam bentuk gatel-gatel yang cukup digaruk aja, tapi bisa menimbulkan kematian jika terlambat ditangani. Jadi keinget bapak waktu eikeh kecil dulu di Medan, karena halaman rumah luas & buanyak tanaman buah-buahan, jadi deh halaman rumah penuh tawon. Suatu hari bapakku ke'entup(disengat) tawon, ehh pingsan deh bapak, bersyukur di seberang rumah kita ada rumah sakit. Nah, setelah eike gede tau deh kalau bapak itu alergi banget sama gigitan tawon, kan gigitannya meninggalkan liur yang mengandung protein tuh. Pada dasarnya kalau kita alergi, penyebabnya ya protein ini.

 

Gejala-gejala alergi bisa salah satu atau semuanya dari yang berikut ini:

  • Kulit: kemerahan, gatal, bula, pembengkakan, abrasi atau adanya krusta. Nah yang begini ini alergi, jangan langsung menuduh temen berpenyakit kulit.
  • Paru-paru: batuk, nafas pendek, rasa sesak, susah bernafas, nafas berbunyi. Ingat-ingat, bukan TBC aja yang bisa sesak.
  • Kepala: seluruh wajah membengkak, kelopak mata bengkak, bibir bengkak, lidah bengkak, tenggorokan bengkak.
    alergi3
  • Hidung: tersumbat, pilek, bersin-bersin. Kalau pacar tiap pagi bersin ampe ribuan kali, naaa dia itu alergi udara dingin.
  • Mata: merah, gatal, dan berair.
  • Lambung: nyeri, mual, muntah, dan diare.
  • Sekarang coba lihat kulit di balik jam tangan atau kulit perut dibalik gesper / ikat pinggang yang berbahan logam, kalau disana timbul bintil-bintil merah gatal, ya itu salah satu tanda alergi. Solusinya? Ya jangan pake jam, hemat kan?

 

 

KAPAN HARUS KE DOKTER?

Jika gejalanya ringan, tapi kok tidak membaik setelah beberapa hari pengobatan, sebaiknya cepat konsultasi ke dokter.

Reaksi alergi bisa cepat memburuk dalam hitungan menit, dan bahkan berbahaya dan mengancam jiwa. Jika mengalami gejala-gejala berikut cepat ke rumah sakit.

- Gejalanya timbul tiba-tiba, berat, dan cepat memburuk

- Sebelumnya sudah pernah mengalami kontak dengan alergen yang sama

- Pembengkakan di bibir, lidah dan tenggorokan

- Nafas berbunyi, nafas terasa sulit dan berat, dada terasa sesak dan ketat

- Gelisah, berkeringat dingin, mual dan muntah

- Kemerahan yang cepat menyebar ke seluruh tubuh

- Semaput dan akhirnya tidak sadar

 

PENGOBATAN DI RUMAH

Hindari pencetusnya. Kalau sudah tahu alergi kacang tapi tetep ajah nekat makan, ya tanggung jawab sendiri dong. Tapi kalau alergi sama bau pasangan musti gimana ya?

Kalau reaksi alerginya berat, jangan coba-coba mengobati sendiri, segera ke rumah sakit.

Jika reaksi hanya ringan, bisa minum obat-obatan yang dijual bebas seperti Diphenhydramin(Benadryl). Hati-hati, obat ini menyebabkan ngantuk, jangan mengemudi. Obat ini hanya boleh diminum dua sampai tiga hari. Bisa juga menggunakan antihistamin kerja panjang seperti Loratadine(Claritin), obat ini tidak menyebabkan kantuk, minum 1 tablet per hari. Ada juga obat semprot hidung seperti preparat Triamcinolone(Nasacort). Untuk kemerahan di kulit gunakan krim hidrokortison. Tapi kalau kemerahan cuma sedikit, coba kompres dingin atau kompres es saja.

 

PENCEGAHAN

Setiap orang harus tahu mereka alergi terhadap apa, selanjutnya terserah deh, mau menghindarinya atau tidak. Kalau pada  belum tahu, konsultasikan ke dokter untuk dilakukan tes alergi berupa "tes kulit". Selain itu juga dilakukan tes darah untuk mengiidentifikasi Antibodi IgE.

Jika anda pernah mengalami reaksi anafilaksis, coba bicarakan dengan dokter. Kita harus berperan melindungi diri sendiri, karena reaksi anafilaksis sangat membutuhkan kecepatan dalam penanganan. Dokter bisa meresepkan obat Epinephrine Injeksi (EpiPen), yang dapat dibawa kemana-mana dan dalam kondisi emergensi anda bisa menyuntik diri sewaktu-waktu....ingat ingat, jangan tembak orang lain loo.

 

 

Sumber: emedicinehealth

Gambar: Koleksi Pribadi& Internet(Labeled for reuse*)

 

Add comment

ditunggu comment nya...