Tubuhmu berbicara.....dengarlah

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

Tubuh kita sebenarnya berbicara banyak, cuma masalahnya adalah, kita yang tidak mau mendengar, atau tidak mengerti, atau lebih parahnya lagi cuek banget dan bahkan memforsir diluar batas kemampuan sampai kemudian akhirnya turun mesin deh.

bodytalk

Berbicara itu maksudnya, tubuh kita selalu memberi alarm peringatan tentang apa yang sedang terjadi dan dia juga memberi sinyal untuk diapakan, manusia diciptakan spesial, jadi kita perlu belajar banyak untuk mulai tenang dan banyak mendengarkannya.

talk

Contohnya tentang mobil saya tobat deh. Sebenarnya gejalanya sudah saya rasakan sejak 1 bulan lalu. Biarpun saya tidak tahu persis dalemannya mobil, tapi saya cukup peka kalau ada sesuatu dengannya. Saya merasa ada yang gak beres tiap saya menginjak pedal gas seperti mau mati tapi normal lagi kadang-kadang ndredet-ndredet eh baik lagi sendiri dan enak lagi begitu tancap gas. Terus timbul gejala lain kok suara AC nya keras banget waktu awal di ON kan terus berbunyi mendesis eh terus baik lagi sendiri malah AC nya jadi dingin banget-banget sampai akhirnya waktu saya nyetir pagi-pagi ngambek deh AC nya pelan-pelan mulai gak dingin sampai tewas total pas saya parkir di tempat kerja.

Mekaniknya bilang diagnosa penyakitnya adalah korslet. Karena mobil jarang dipake & anak saya males manasin mobil, akhirnya deh kabelnya digigitin tikus. Akhirnya korslet dan akibatnya sistemik kena AC. Masih untung cepet ketahuan hehe.

 

Tubuh kita juga begitu, saya cerita ya.

Waktu kita mulai merasa badan kok gak enak, otot nyeri dan ngilu, kepala rasanya berat, apalagi sedang terjadi perubahan cuaca. Kita harus siap-siap untuk kena flu, jadi coba mulai perhatikan makanan yang kita makan harus bergizi, jangan lupa susu, cukup istirahat dan coba tambah konsumsi vitamin C 400 mg perhari.

·

goiter

 

      Saya punya temen yang gak bisa gemuk-gemuk biar makannya sebakul, cewek lagi, malahan dia makin kurus.sebenarnya, keren sih kan langsing kan, cuma kok rambutnya mulai rontok, sering ndredeg alias deg-deg-an dan makin sulit tidur. Ini adalah gejala-gejala penyakit tiroid, dan setelah diperiksa ternyata kadar hormon tiroidnya memang berlebihan.

Terabanya benjolan payudara harus dianggap serius. Kadang-kadang kelainan payudara yang timbul hanya berupa cairan yang keluar dari puting susu. Jika tidak sedang menyusui tapi keluar cairan dari puting susu, entah cairannya bening, kekuningan, coklat kehitaman, apalagi darah, ini serius, cepat periksakan. Kadang hanya terlihat kulit payudara yang mengkerut seperti kulit jeruk, nah yang ini juga serius. Jangan cuek hanya karena benjolan payudara itu tidak nyeri, justru benjolan kanker payudara sangat jarang menimbulkan nyeri.

Kalau kita melihat bercak di kulit, coba perhatikan bentuknya dan ingat ABCDE. Artinya, apakah bentuknya Asimetris? Bagaimana Border/tepinya, apakah tidak beraturan?. C untuk Color/warnanya, perlu dicatat. Berapa Diameternya, dan E berarti Elevated/menonjol, perhatikan permukaan tumor apakah rata kulit atau menonjol lebih tinggi dari kulit?. Tumor kulit ganas biasanya jenisnya adalah Basal-cell carcinoma dan Squamous-cell carcinoma, bentuknya seperti luka yang tidak beraturan, berwarna kemerahan, berkrusta dan mudah berdarah.

Kaki bisa bercerita tentang kondisi sirkulasi darah kita, kok bisa?. Ya memang gejala pertama yang tampak jika ada gangguan penyakit pembuluh darah akan terlihat di kaki karena pembuluh darah di kaki berukuran / berdiameter paling kecil dan terletak paling jauh dari jantung. Problem sirkulasi bisa berupa keluhan kesemutan, rasa tebal bahkan kehilangan sensasi nyeri. Ini gejala dari penyakit diabetes yang tidak terkontrol, bahayanya dengan kondisi sirkulasi seperti ini adalah kulit gampang luka akibat garukan ringan saja. Lagipula pada pengidap diabetes, harus berhati-hati jika ada luka, perlu perawatan kaki ekstra supaya terhindar dari luka, ini serius banget deh, coba baca artikel tentang "jari-jari yang mati". 

Bentuk tubuh juga memiliki kecenderungan mengidap penyakit tertentu, tentunya ini diketahui dengan pengamatan serius dan lama pada data-data statistik penyakit yang akhirnya tampak kaitannya dengan postur tubuh seseorang. Bentuk tubuh apel memiliki kecenderungan memiliki lemak yang membungkus organ-organ dalaman dibanding bentuk pear. Jadi hati-hati jika tampilan sudah memiliki lemak perut berlebih, atau ukuran pinggang lebih besar dibanding ukuran tubuh bawah,  ingat bahwa apa yang tampak diluar juga menunjukkan daleman lo...xixixi.

Waktu saya di RS.Dr.Soetomo saya punya pasien wanita usia 29 tahun, lulusan sarjana hukum, manajer perusahaan. Datang sudah kurus kering, sangat pucat(HB cuma 2 gr%), datang dengan keluhan diare kronis. Tapi waktu saya dekati, mbak ini mempunyai bau yang khas untuk seorang penderita kanker. Ironinya, sudah satu setengah tahun pasien ini berobat di dokter yang katanya profesor, dan sudah keluar uang banyak, diberi tahu kalau sakit diarenya karena stress berat. Waktu saya tanya apakah pernah periksa colok dubur, mbak ini bilang belum pernah???.

Gejala tumor usus besar seperti ini.ada yang bolak balik diare terus, ada yang buang air besar disertai lendir dan darah. Pokoknya anda akan merasa.kok pola buang air besar berubah?. Nah, jangan tunggu sampai berat badan turun karena itu berarti penyakit sudah stadium lanjut.


Kuncinya begini, lebih baik jika kita berpikir yang jelek dulu sampai terbukti bukan sehingga kita akan lebih hati-hati dan cepat memeriksakan diri. Daripada kita berpikirah diare aja kok atau mungkin aku ambeien. Nah kalau ternyata salah? Waktu gak bisa dibalik kan?.

Ada pemeriksaan penting bahkan kunci untuk tumor usus besar rektum. Begini, kalau kita sakit polip hidung dokter akan periksa hidung kan?. Kalau kita sakit gigi dokter lihat dan periksa gigi kan?. Kalau ada benjolan di leher dokter akan meraba leher tentunya. Kalau ada benjolan di payudara dokter juga akan meraba payudara?.

Nah itu berati jika anda mengeluh buang air besar lendir dan darah, tentunya masalahnya ada di sekitar dubur. Untuk memeriksa dubur, seringkali dokter malas(dulu saya juga begitu), ditambah lagi si pasien sendiri yang sungkan, jadi kalau kebetulan anda mengalami ini, langsung saja cari second opinion ke dokter lain sampai ada yang memeriksa.

Pemeriksaannya sangat sederhana, cukup dengan memasukkan jari telunjuk ke dubur dan akan teraba jika ada benjolan disana, setelah itu barulah dilakukan prosedur diagnostik lanjutan. Jangan sampai terulang lagi kejadian seperti mbak diatas, sedih rasanya. Saya senang bisa jadi tempat curhatnya, yang awalnya dia sangat marah sampai mau menuntut profesor itu sampai akhirnya menerima penyakitnya sampai akhirnya dia bisa tersenyum. Di akhir hidupnya dia telpon minta dijemput ke rumah sakit, dengan ambulans saya jemput dan langsung masuk ruang ICU A RS. Dr.Soetomo. Rasanya sampai kapanpun saya tidak bisa melupakan senyum mbak itu sangat tenang dan menyejukkan hati, tapi juga membuat rasa bersalah di hati.

 

Sumber: HEALTH JOURNAL, JUNE 23, 2009

Sumber Gambar: Internet dan Koleksi Pribadi

Flash: Koleksi Pribadi

 

Add comment

ditunggu comment nya...