Sejarah Kelabu Profesi Bedah

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 
barbersurg3

Pasti pada gak tahu deh kalau profesi bedah itu sedikit banyak pada awalnya, pada jaman dahuluuuu kala terkait dengan kelompok profesi "barber" alias tukang potong rambut. Lo kok bisa, nah begini ceritanya.

Kata "barber" berasal dari bahasa Latin "barba" yang berarti jenggot. Pada masa itu masyarakat sangat percaya takhyul dan segala hal yang berbau mistis, mereka percaya bahwa spirit yang baik ataupun jahat memasuki tubuh melalui rambut di kepala. Spirit jahat hanya dapat diusir dengan memotong rambut, sehingga akhirnya muncul potongan rambut khas untuk tiap suku, dan hal ini membuat profesi barber menempati posisi penting di masyarakat. Barber menjadi tokoh utama pada semua acara keagamaan mulai dari perkawinan sampai pembaptisan, dan di akhir acara-acara seremonial barber memotong rambut mereka dengan maksud supaya spirit jahat tidak bisa merasuki tubuh. Terbukti di banyak negara profesi barber selalu menempati posisi tinggi pada masa itu, di Mesir tercatat pada monumen dan papyrus.

Pada masa itu kaum terpelajar adalah para biarawan dan pendeta, mereka ini yang mengambil peran menempati posisi medis, waktu itu profesi bedah memang belum ada. Kelompok barber ini kemudian mengambil para pendeta muda sebagai asisten mereka, yang pada akhirnya kerjasama antara kelompok pendeta, biarawan dan barber inilah yang menaikkan kemampuan para barber karena kelompok biarawan ini punya latar belakang medis.

Kelompok organisasi barber pertama dibentuk tahun 1096 di Perancis, dan di Inggris pada tahun 1308. Untuk memperkokoh eksistensinya mereka kemudian mempelajari pembedahan di St. Cosmos dan St. Domain dan mendirikan "Worshipful Company of Barbers" sebagai kelompok barber yang terpelajar. Sisa-sisa peninggalan dari serikat ini masih dapat dilihat di Inggris sampai saat ini. Pada akhirnya malahan dibentuk serikat kerja diantara barber dan bedah yang ditetapkan di Perancis pada tahun 1391, dan bahkan Bapak Bedah modern, Ambroise Pare juga berprofesi "barber-surgeon" pada awalnya, sampai kemudian mendalami ilmu kedokteran dan menjadi kepala bedah untuk Charles IX dan Henri III.

Tetapi kelompok "barber-surgeon" ini kemudian menjadi semakin liar dan menimbulkan masalah di masyarakat, meskipun kenyataannya sampai tahun 1461 memang hanya kelompok ini yang berpraktek bedah. Kelompok ini menjadi semakin eksklusif, mereka tidak mau dikontrol atau didekati oleh kelompok bedah yang notabene kalangan medis. Keresahan yang timbul di masyarakat dikarenakan banyaknya kasus mal-praktek yang menyebabkan penderitaan/morbiditas dan kematian dari pasien. Masyarakat bahkan memberi julukan yang mengerikan untuk kelompok ini yaitu "Pembunuh Penipu dan Pencuri", karena mereka menghalalkan segala cara untuk dapat mengeruk keuntungan.

Ilmu bedah kala itu memang masih dalam fase primitif, belum ada model kolegium dengan kurikulum bedah seperti sekarang, tetapi kelompok awal bedah ini juga mulai memperdalam keahlian mereka, dan meskipun sudah didirikan serikat "barber-surgeon", pada kenyataannya untuk waktu yang lama ke dua kelompok ini saling bermusuhan.

Dengan makin berkembangnya ilmu kedokteran dan pembedahan, kelompok barber makin tersingkir, dan pada akhirnya kelompok bedah menuntut pemisahan kedua kelompok ini, yang kemudian disyahkan parlemen Inggris dan direstui gereja pada tahun 1745. Di Perancis pada tahun 1743 Louis XV secara resmi melarang barber untuk membedah. Era ini menandai masa suram kelompok "barber-surgeon", mereka ditolak di hampir semua kelompok masyarakat, dan makin menghilang gaungnya setelah arah model rambut kala itu mulai menyukai wig/rambut palsu, habis deh riwayat mu, dan mereka akhirnya beralih profesi menjadi pembuat wig...wakakakakakak

 

Dalam suatu seminar bedah nasional di Surabaya, masih teringat salah satu topik materi malpraktek dan hal itu sungguh membekas di hati, disampaikan oleh Prof. Dr. Sjamsuhidajat, dedengkotnya bedah Indonesia mengucapkan kalimat ini: coba kita masing-masing introspeksi diri, kenapa saya masih merasa bahwa sebutan, Pembunuh, Penipu, dan Pencuri masih cocok kita sandang sampai saat ini? Hanya terdiam mendengarnya, memang profesi ini sangat mulia tapi juga sangat berat disandang. Mereka, masyarakat "membaca" kita dan menuntut lebih dari hanya masalah uang, tapi hati.

Sudah dulu cerita kelabunya ya, ada yang lucu juga soal barba ini kok, tahu kan Alexander the Great, panglima perang yang termasyur itu, dia mengharuskan prajurit perangnya untuk memotong jenggot sebelum berperang karena pengalaman kekalahannya waktu memerangi salah satu daerah Asia, orang-orang Asia yang lebih mungil ini dengan mudahnya menarik jenggot para prajurit om Alexander dan menjatuhkannya, xixixixi, salam, have a nice day.

barbersurg


Sumber: www.barberpole.com, wikipedia

Sumber Gambar: Internet

 

Add comment

ditunggu comment nya...