Waduk Selorejo

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

Di tengah rutinitas pekerjaan "iris-mengiris" kadang kejenuhan melanda, padahal musim libur masih lama. Nah dengan kondisi seperti ini paling cocok pergi ke waduk Selorejo. Hanya 45 menit kabur dari kamar operasinya RSK.Mojowarno, sampai deh kita di tempat tujuan.

 

Apa asyiknya di Waduk Selorejo ini?

selorejo4
selorejo5

 

Memang waduk ini termasuk wilayah Malang, tapi lebih dekat ke arah Jombang apalagi Mojowarno. Jalanan menuju kesana memang mendaki tapi menarik hati, karena kita melewati pegunungan dan tentu jurang di kiri kanannya. Yang lebih seru lagi, jika kita berada di belakang kemudi, kita harus gesit memegang kemudi dan meliuk-liuk di sepanjang pinggang gunung. Tikungan disepanjang perjalanan sangat tajamâ dan nggak ada pagar beton di sepanjang jalannya, jadi hati-hati, begitu anda menyetir keluar dari tepi jalan, anda akan menabrak gunung atau terbang menuruni pinggang gunung. Tapi asyik kok.

 

Sampai di tempat tujuan pasti anda lapar. Nah disana sudah tersedia segala jenis makanan yang diambil dari waduk, beberapa macam jenis ikan, bisa minta dibakar atau digoreng, ditambah lalapan dan tentu sambel. Dan ini bagian terserunya, kita bawa aja semua makanan itu ke parahu yang akan membawa kita keliling. Banyak perahu-perahu yang disewakan di sepanjang tepian waduk. Kapan lagi makan di perahu sambil mengelilingi waduk yang dikitari pemandangan pegunungan yang indah. Kita juga tidak perlu ragu dengan sampah sisa makanan karena semuanya bisa menjadi makanan buat ikan-ikan penghuninya. Cuma saya gak tahu sih, apa ikan-ikan itu doyan sambel terasi juga gak ya?.

selorejo1

 

 

 

 

 

Terus bagaimana dengan pencuci mulutnya?. Setelah perahu menepi, kita sampai di kebun jambu yang sangat luas. Hanya membayar murah dan kita bebas memetik dan memakan jambu biji. Kandungan vitamin C di dalam jambu biji lebih tinggi dibanding jeruk sekalipun. Jadi deh bisa makan jambu sepuasnya di kebun yang luas itu. Setelah puas memanjat, memetik, berfoto-ria , akhirnya kekenyangan juga. Untung waktu itu hujan rintik-rintik yang membuat mata batal menutup. Tapi tetap saja rasa kantuk menyerang waktu duduk di perahu dan kembali pulang.

 

selorejo2
selorejo3
selorejo6

 

 

Apa lagi selanjutnya?

Coba lihat gambar vila-vila mungil bercat merah jambu di foto bawah, cantik khan?. Nah kalau perut kenyang, mata mengantuk dan sudah kehabisan tenaga, tak ada yang lebih menarik selain bermimpi di vila deh. Waduh, nikmatnya hidup ini hanya sepelempar batu jaraknya lo dari RSK. Mojowarno, dan dengan biaya yang sangat murah pula, gimana nggak bikin ngantuk?.

Anda pasti tertarik bukan.

 

selorejo7

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Foto-foto: Koleksi Pribadi

Add comment

ditunggu comment nya...