JUMLAH KORBAN

Tercatat sebanyak 300 juta korban meninggal akibat smallpox (cacar) sebelum akhirnya dapat dimusnahkan pada tahun 1977.

PENYEBAB

Smallpox disebabkan oleh Virus Variola yang termasuk Genus Orthopox-virus. Terdapat 2 spesies variola yaitu Variola major & Variola minor.

Kata Variola untuk cacar diperkenalkan oleh Uskup Marius dari Avenches (Swiss) tahun 570 Masehi. Kata ini berasal dari kata Latin Varius, yang berarti “bernoda,” atau dari Varus , yang berarti “tanda pada kulit." Istilah small pockes (pocke yang berarti kantung) pertama kali digunakan di Inggris pada akhir abad ke-15 yang kemudian dikenal sebagai great pockes.

SMALL6 

SEJARAH PENEMUAN VIRUS VARIOLA

Perbincangan tentang penyebab penyakit cacar sering berujung pada berbagai legenda & mitos, hehe manusia memang akrab dengan mitos, karena sequele yang diakibatkannya memang mengerikan.  Deskripsi penyakit ini tidak ada dalam sumber tertulis peradaban kuno, seperti Alkitab & Talmud. Saat ini, sebagian besar peneliti menganggap deskripsi cacar di Charaka Samhita & Sushruta Samhita, yang merupakan risalah India kuno, sebagai deskripsi pertama yang dapat diandalkan. Teks-teks medis ini telah disusun pada abad ke-1 hingga ke-4 Masehi. Beberapa sumber menyebutkan teks-teks medis ini berasal dari abad ke-6 atau bahkan ke-15 SM; tapi kelihatannya cacar sudah ada di India sebelum Kristus.

Deskripsi cacar pertama yang dapat diandalkan di Cina berasal dari abad ke-4 M, meskipun ada banyak bukti bahwa cacar diimpor ke Cina pada abad ke-3 SM. Bukti yang paling sering dirujuk tentang dugaan penyebaran cacar di Mesir kuno dikaitkan dengan mumi Ramses V, yang meninggal pada 1157 SM yang menunjukkan tanda-tanda lesi di hidung yang mungkin disebabkan oleh cacar. 

 

KASUS PERTAMA PENYAKIT CACAR

WHO mencatat ditemukannya mummi di Mesir berusia 3000 tahun yang menderita keropeng cacar.

 

PENYEBARAN PENYAKIT

Asal mula cacar diperkirakan berasal dari Afrika kemudian menyebar ke India melalui pedagang Mesir kuno. Bukti paling awal dari lesi kulit yang menyerupai cacar ditemukan pada wajah mumi dari masa Dinasti Mesir ke-18 & ke-20 (1570–1085 SM ) pada mumi kepala Firaun Mesir Ramses V (meninggal 1156 SM ). Pada saat yang sama, cacar telah dilaporkan dalam budaya Asia kuno, cacar dijelaskan pada awal 1122 SM di Cina & disebutkan dalam teks-teks Sansekerta kuno di India.

Cacar menyebar ke Eropa antara abad ke 5 -7 yang sangat mempengaruhi peradaban Barat, turunnya Kekaisaran Romawi bertepatan dengan epidemi skala besar: Wabah Antonine, yang menyebabkan kematian hampir 7 juta orang. Ekspansi Arab, Perang Salib & penemuan Hindia Barat berkontribusi pada penyebaran penyakit ini.

Penjajah Spanyol & Portugis membawa cacar ke benua Amerika &  menghancurkan populasi penduduk lokal, berperan penting pada jatuhnya kerajaan Aztec & Inca. Di pantai timur Amerika Utara, Tengah, Selatan & Karibia, penyakit ini diperkenalkan oleh pemukim Eropa & menyebabkan penurunan populasi penduduk asli. Faktor lain yang berkontribusi terhadap cacar di Amerika adalah perdagangan budak karena banyak budak berasal dari daerah di Afrika di mana cacar adalah endemik. Penjelajah dari Inggris membawa cacar ke Australia.

Cacar menyerang semua lapisan masyarakat. Diabad ke-18 di Eropa, 400.000 orang meninggal setiap tahunnya & sepertiga dari yang selamat menjadi buta. Gejala cacar, atau yang disebut juga "monster berbintik" muncul tiba-tiba dengan sequele yang mengerikan. Tingkat fatalitas bervariasi dari 20%-60% & korban yang selamat mengalami bekas luka yang merusak. Angka fatalitas kasus pada bayi lebih tinggi, hampir 80%.

 

PERTAMA VAKSIN DITEMUKAN?

Menorehkan keropeng cacar menggunakan cowpox(cacar sapi) sudah dipraktekkan di China pada abad 17. Edward Jenner dianggap sebagai penemu vaksin di Barat pada tahun 1796 setelah dia melakukan inokulasi keropeng cacar pada seorang anak berusia 13 tahun menggunakan virus vaccinia(cowpox) sehingga memiliki immunitas terhadap smallpox. Tahun 1798, vaksin cacar pertama dikembangkan. Selama abad ke 18 & 19 program vaksinasi ke seluruh dunia digencarkan & mencapai puncaknya pada tahun 1979.

Edward Jenner dikenal  atas kontribusi inovatifnya terhadap imunisasi & pemberantasan cacar & secara luas dianggap sebagai peletak dasar immunologi, terlepas dari kenyataan bahwa dia bukanlah orang pertama yang menyatakan bahwa infeksi cacar sapi memberikan kekebalan spesifik terhadap cacar.

Dalam sains, penghargaan diberikan kepada orang yang meyakinkan dunia, bukan orang yang pertama kali mendapatkan ide - Francis galton.

 

BISA DIBERANTAS BERAPA LAMA?

Setelah vaksin ditemukan & vaksinasi cacar menjadi program WHO dalam rangka eradikasi penyakit cacar di seluruh dunia, masih dibutuhkan lebih dari 200 tahun untuk akhirnya penyakit cacar bisa hilang, kasus cacar terakhir tercatat di Somalia yang menimpa seorang pemuda.

SMALL5

SURVIVOR TERAKHIR

WHO mencatat Ali Maow Maalin sebagai penderita terakhir di Somalia, Afrika & akhirnya Ali membantu eradikasi penyakit cacar di negaranya. Ali bekerja door-to-door mengkampanyekan pentingnya vaksin, bersama-sama tim medis ditengah suasana yang tidak mudah karena perang saudara yang terjadi di Somalia.

Setelah sembuh dari cacar  Ali mendedikasikan dirinya, melakukan advokasi untuk vaksinasi polio & pada tahun 2004 mulai bekerja sebagai vaksinator polio di negaranya. Ali bertekad supaya negaranya tidak lagi menjadi tempat terakhir polio bisa dieradikasi seperti yang dia ucapkan: “Somalia was the last country with smallpox. I wanted to help ensure that we would not be the last place with polio too”…..

…….& ucapannya terbukti.

 

Finally….

Setelah ribuan tahun penyakit cacar "tinggal" di tengah-tengah masyarakat, akhirnya Virus Variola bisa teridentifikasi sebagai penyebab penyakit cacar...... setelah ribuan tahun…. sejak kasus pertama tercatat dalam sejarah.

Dan baru pada tahun 1796 vaksin ditemukan, eradikasi cacar menjadi gerakan dunia yang diprakarsai WHO sejak abad 18 & 19 artinya vaksin baru ada ribuan tahun sejak penyebab cacar diketahui. Dan masih memerlukan 200 tahun lagi sejak vaksin ditemukan…..akhirnya cacar dapat dieradikasi di seluruh dunia.

…….& cacar menjadi penyakit pertama yang mampu dieradikasi di “rumah kita ini”,  sementara masih ratusan penyakit lain yang siap memangsa manusia…..hmm

 

Sumber:

https://www.cdc.gov/smallpox/history/history.html

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1200696/

https://www.nationalgeographic.com/science/article/smallpox

https://www.gavi.org/vaccineswork/how-covid-19-world-can-learn-last-person-get-smallpox?gclid=Cj0KCQjw54iXBhCXARIsADWpsG-laPBAzlkeYqoP4sBvKyFG2fGcmEa-OTWuNumyrsvserWt65dE2EkaAstREALw_wcB

https://journals.asm.org/doi/10.1128/mBio.00812-20