Air Obat Langsing

Loading

Air apa itu…..ya air putih’lah….kok ajaib?. Iya dong

Air putih tidak bisa dipandang sepele, air putih juga bisa jadi obat buat tubuh kita. Apa yang kita minum sepanjang hari berpengaruh signifikan karena dapat menstabilkan energi. Penelitian menunjukkan setiap kita kehilangan 1% cairan tubuh, menyebabkan energi turun sebanyak 10%. Penelitian juga menunjukkan setelah minum air putih, metabolisme meningkat 30%, artinya metabolisme makanan meningkat sehingga menghasilkan energi maksimal.

Dan tahu tidak, tanpa dietpun, jika kita suka minum air putih bisa menurunkan berat badan. Paling baik meminum air putih di pagi hari waktu lambung kosong. Air putih bisa ditambah perasan jeruk dan ½ sendok teh madu, yang membuat kita siap akting sepanjang hari.

Kebutuhan air tiap orang berbeda, tergantung tingkat aktifitas, seks, berat badan, serta lingkungan. Bandingkan, untuk cewek dengan berat 50 kg dan aktifitas sedang, dibutuhkan air 1500 cc s/d 2000 cc perhari, dalam kondisi sehat. Sedangkan normalnya tubuh mengeluarkan cairan lewat keringat 500 – 1000 ml, lewat kotoran 50 – 100 ml dan lewat urin 1000 ml. Masak sih musti nahan kencing supaya gak dehidrasi, hehehe.

Kita membutuhkan sekitar 2 liter air setiap harinya untuk menggantikan cairan tubuh. Hypothalamus  adalah area otak yang mengatur sensasi haus dan lapar, dimana dua sensasi ini dikontrol, sehingga kita sering berpikir kita lagi lapar padahal kenyataannya kita haus, jadi mulai sekarang, cobalah sekuat tenaga waktu kita merasa lapar, minum segelas air dulu untuk menghilangkan perihnya perut. Lagipula 75% – 80% otak kita tersusun dari air sehingga butuh hidrasi maksimal supaya berfungsi optimal.

Metabolisme air dalam tubuh sangat penting bagi kehidupan dan semua sel tubuh membutuhkan air untuk bertahan. Air berperan dalam sistem transportasi, mendistribusikan nutrisi ke seluruh tubuh dan juga membuang sampah tubuh. Air juga berfungsi sebagai lubrikasi sendi, menjadi lapisan pelindung disekitar otak, dan traktus spinalis. 

Ginjal adalah organ yang berfungsi dalam regulasi volume & komposisi cairan tubuh. Keseimbangan cairan dalam tubuh dijaga lewat makan dan minum, ginjal mengontrol langsung dengan mengekskresikan/ mengeluarkan cairan tubuh lewat urin, atau mempertahankan cairan tubuh dengan menghasilkan konsentrasi urin relatif terhadap plasma, dan fungsi ginjal dikontrol oleh vassopressin (ADH/Anti Diuretic Hormone) yang dihasilkan Hypothalamus. Tanpa ADH hanya sedikit cairan diserap kembali di ginjal dan urine yang mengalami dilusi dikeluarkan. ADH dikeluarkan karena adanya reseptor di Hypothalamus yang sensitif jika osmolaritas plasma tinggi, atau jika tekanan darah turun, dan dicegah pengeluarannya jika volume darah terlalu banyak. Untuk regulasi volume total cairan tubuh, osmolaritas cairan juga dijaga ketat, untuk ini sodium/garam berperan.

Jadi minum yuk, mau langsing kan?
Coba ingat-ingat, waktu kita kekeringan akibat kepanasan atau diare, pastilah haus dan kita pasti merasa harus minum bukan?. Nah kira-kira begitulah keseimbangan cairan tubuh diatur. Pada dasarnya tubuh memang otomatis akan mempertahankan volume cairan tubuh yang cukup untuk mempertahankan tekanan darah jika terjadi kondisi-kondisi darurat itu.

Sumber:

The PHYSIOLOGY, Wynn Kapit, Robert I. Macey, Esmail Meisami

Gambar: Geofanny Sarah Adventia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *