HERNIA….dipijat saja?

Loading

Pijet? Ehm, pijet pada benjolan yang satu ini bahaya, suer, karena pijatan membuat organ yang menonjol sebagai hernia jadi luka, kalau organ ini usus, wah repot. Yang paling sering terjadi usus jadi bengkak, akhirnya menyulitkan dokter bedah untuk mengembalikan benjolan hernia lewat lubangnya yang kecil masuk ke dalam rongga perut. Tapi banyak yang ngeyel & bilang kalau tukang pijet bisa bikin hernia kempes?. Hehe, baca dulu ya. 

Hernia adalah penyakit kongenital.
Hernia adalah penyakit yang dibawa sejak lahir, memang waktu timbulnya tidak sama antara satu orang dengan lainnya, bisa muncul waktu bayi, anak-anak atau waktu dewasa & orang tua.  

Benjolan hernia berisi apa?

Benjolan hernia umumnya berisi usus, tapi bisa juga berisi jaringan penggantung usus(omentum), dan pada sedikit kasus berisi indung telur. 

Apa itu hernia? 

Hernia adalah proses turunnya organ dalaman perut melalui lubang di dinding perut & tampak menonjol di bawah kulit. Hernia paing sering terjadi di lipat paha, tapi bisa juga di tempat lain(lihat gambar).

Hernia lipat paha bisa terjadi pada pria & wanita. Jika pada pria benjolan bisa turun sampai kantong biji pelir & ada kalanya benjolan bisa sebesar kepalan tangan bahkan sebesar kelapa atau kepala.

Kenapa organ dalaman bisa melorot turun?

Organ “daleman” ini bisa “melorot” keluar karena ada jalannya(celah). Celah yang berbentuk cincin/lubang terletak tepat di pertengahan lipatan paha. Normalnya lubang ini sudah menutup waktu bayi dilahirkan, tapi pada beberapa orang proses ini tidak terjadi sehingga lubang tetap ada.

Karena lubang ini membuka ke arah perut/ ke dalam perut, jadilah organ-organ daleman bisa keluar lewat lubang ini & bisa terus melorot sampai biji pelir. Kalau memang ada celah yang memungkinkan organ daleman ini keluar, bisa terjadi pada semua orang dong? Tidak juga. Hernia terjadi tidak pada semua orang.

Bagaimana penanganannya? 

Hanya operasi. Apa tidak bisa dengan obat-obatan? Apa tidak bisa dengan pengobatan alternatif? Jawabannya so pasti tidak bisa. Kenapa? Karena nanti dokter bedah nggak laku dong, hehehe. Begini ya, karena hernia terjadi akibat adanya lubang yang tidak menutup waktu proses perkembangan janin dalam perut. Kebayang dong kalau lubang ini hanya bisa ditutup dengan cara menjahitnya atau ditutup dengan “suatu bahan penutup”. 

Apakah pijatan berbahaya?

Nah dah tau apa isi hernia kan. Begini, usus itu seperti balon yang berisi udara juga, kalau usus ada dalam benjolan hernia & terperangkap disitu, tindakan memijat bisa dibayangkan bahayanya. Usus juga bisa meletus seperti balon, emang tidak serupa benar sich, tapi bahkan lebih parah.

Saya pernah operasi “mbah putri” yang memijat sendiri hernianya. Hernianya tidak kempes dan malah kulit diatasnya sampai menghitam karena pijatan, begitu dioperasi dan kulit dibuka, tampak usus yang pecah dan membusuk, mengeluarkan nanah dan kotoran(isi usus). Akhirnya terpaksa usus sebagian dibuang.

Padahal operasi hernia sebenarnya mudah, cukup mengembalikan isi benjolan hernia ke dalam rongga perut dengan cara mendorongnya(jika pasien dibius isi hernia mudah didorong), kemudian lubang ditutup. Tindakan seperti memijat, atau bahkan ada yang “memboboki” hernia menyebabkan operasi sulit dilakukan. Kenapa?

Pijatan menyebabkan pembengkakan mulai dari kulit sampai isi hernia, juga bisa melukai isi hernia. Pembengkakan membuat hernia sulit dimasukkan lewat lubang hernia yang kecil(diameter kira-kira 1 cm) menuju rongga perut. Pembengkakan berisiko usus jebol. Kalau sudah begini usus tidak mungkin lagi dimasukkan lewat lubang/celah hernia yang ada. Harus operasi besar akhirnya, dibuat irisan perut ditengah memanjang, dan setelah perut terbuka, usus ditarik dari arah dalam perut. Pasien dirugikan karena jika usus membusuk, otomatis kondisi akan menurun drastis karena hasil dari proses pembusukan berupa kuman akan disebarkan lewat aliran darah ke seluruh tubuh. Selain itu biaya operasi juga membengkak.

Sebenarnya operasi hernia dapat dikerjakan tanpa perlu bermalam di rumah sakit(one day care surgery), tapi kalau sudah terjadi seperti kasus diatas, minim pasien harus menginap 4-5 hari karena pasien harus puasa dan harus diberikan terapi terhadap infeksi.

Tapi banyak yang berhasil dengan pijatan?

Apa mungkin? Ya mungkin aja. Memang hernia ada kalanya masih bisa keluar masuk. Tapi kan lubang hernianya tetap ada dan terus terbuka?.  Pencetus keluarnya hernia adalah batuk, muntah-muntah atau mengangkat beban berat. Ini menyebabkan tekanan di dalam rongga perut meningkat sehingga mendorong usus yang akhirnya keluar lewat lubang hernia. Karena memang pada dasarnya isi hernia itu bisa keluar masuk, yaaa sebenarnya memang bisa masuk sendiri, jadi gak usah repot-repot ke tukang pijet. Tapi memang ada kondisi dimana isi hernia tidak bisa masuk kembali. Misal jika usus yang keluar sangat banyak, atau jika usus yang keluar kemudian “mbundeli/mlintir”, atau jika gagal masuk kembali setelah dipijat yang akhirnya malah membengkak.

Dadhi kudu piye hehehe.

Gambar: Geofanny Sarah Adventia & Koleksi Pribadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *