![]()
📁 Kategori: Obat dan Terapi
🏷️ Tag: Vitamin C, nutrisi, buah dan sayur, antioksidan, pola makan sehat
📅 Ditulis pertama kali: 12 November 2020
🔄 Direvisi terakhir: 20 Agustus 2026
📚 Referensi utama: WHO • IARC • FDA
🖼️ Ilustrasi gambar: Geofanny Sarah Adventia
Coba perhatiin deh waktu kita dirawat di rumah sakit, apalagi kalau dirawat untuk kasus yang berat, pada umumnya dokter memberikan injeksi vitamin, tergantung kebutuhannya, bisa vitamin C injeksi, multivitamin injeksi dll.
Jadi tidak untuk kasus Covid-19 saja. Kekurangan vitamin dan mineral yang parah memang perlu terapi medis khusus dan untuk itu dibutuhkan sediaan multivitamin yang HANYA DAPAT DIBERIKAN DI RUMAH SAKIT.
Tapi sebenarnya VITAMIN SUDAH TERCUKUPI DALAM MAKANAN YANG SEHAT, meskipun pada beberapa kondisi memang diperlukan lebih, misal pada MASA PERTUMBUHAN, KEHAMILAN & GIZI BURUK, GANGGUAN PENCERNAAN & KONDISI SAKIT. Perlu kehati-hatian karena multivitamin bisa menimbulkan reaksi alergi. Multivitamin juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung atau meninggalkan rasa yang tidak enak di lidah.
Beberapa penelitian menemukan dan menyimpulkan jika vitamin C berpengaruh positif pada penurunan kadar lemak tubuh dan menurunkan risiko kanker. Sayur dan buah-buahan mengandung phytochemicals, detoksifikasi natural dan menurunkan Lemak, BMI(Body Mass Index) rata-rata 25% lebih rendah pada vegetarian dibandingkan pemakan daging.
Sayur dan buah mengandung vitamin, mineral, serat dan berbagai phytochemicals. Pola makan yang kaya sayur, buah, whole grains dan kacang-kacangan merupakan bagian dari pola hidup sehat yang dianjurkan untuk membantu menurunkan risiko kanker

Kebutuhan vitamin C sebenarnya tidak banyak, hanya 75-90 mg per hari dan itu sangat cukup kalau kita mengkonsumsi sayur dan buah-buahan setiap hari. Untuk dewasa: perempuan 75 mg/hari, laki-laki 90 mg/hari; perokok perlu tambahan 35 mg/hari.
Jadi nggak usah mumet kalau di era Covid-19 tiba-tiba vitamin C menghilang dari orbit, ya memang vitamin C itu bagus buat pertahanan tubuh karena berperan dalam sistem imun untuk melawan flu dan memiliki anti oksidan kuat.
Sumber vitamin C yang ada disekitar kita banyak, lihat deh yang dibawah ini:
- Jambu klutuk 100 gr mengandung Vitamin C lebih dari 200 mg, 2x lipat jeruk
- Setengah cangkir cabai mengandung 107.8 mg Vitamin C, hayo bisa buat camilan
- 1 cangkir paprika merah cincang mengandung 190 mg Vitamin C, digrogoti enak
- 1 cangkir paprika hijau mengandung Vitamin C 120 mg, bisa buat campuran omelet
- Tomat 100 gr mengandung Vitamin C 23 mg, enak diapa-apain sih ini
- Brokoli 100 gr mengandung 89 mg Vitamin C, ada kandungan anti kanker juga
- Papaya 100 gr mengandung Vitamin C 61 mg, pepaya juga bikin kulitmu berkilat
- Strawbery 100 gr mengandung 84.7 mg Vitamin C, kandungan folat nya menyehatkan jantung.
- Bunga kol 1 cangkir mengandung Vitamin C 127.7 mg dan protein
- Kubis 1 cangkir mengandung Vitamin C 74.8 mg, baik juga untuk mencegah kanker
- Nanas 100 gr mengandung Vitamin C 78.9 mg, mengandung anti inflamasi
- Mangga 100 gr mengandung Vitamin C 122.3 mg, mengandung Vitamin A juga
- Jeruk 100 gr mengandung Vitamin C 69.7 mg

