![]()
Ya karena sambil demam sambil berdarah, makanya namanya demam berdarah wkwkwk……
BAGAIMANA PENYEBARAN PENYAKIT INI?
Penyebaran penyakit demam berdarah (DHF) sangat dramatis, dua perlima penduduk dunia atau sekitar 2.5 milyar berisiko terkena. Padahal pada tahun 1970 baru 9 negara yang terkena, tapi sekarang?. Endemik di lebih dari 100 negara di Afrika, Amerika, Mediterrania, Asia Tenggara & Pasifik Barat & menjadi perhatian serius badan kesehatan dunia WHO.
Penyakit ini disebabkan gigitan nyamuk….nyamuk??? Iye nyamuk nih emang hobi nyimpen VIRUS DENGUE penyebab DHF, emang nyamuk ini sumbernya, istilah medisnya “nyamuk sebagai RESERVOAR“. Virus Dengue ditularkan pada manusia lewat gigitan nyamuk Aedes betina, tapi pada umumnya nyamuk juga mendapatkan virus dengue waktu menghisap darah manusia yang terinfeksi. Kemudian nyamuk betina yang terinfeksi ini bisa mentransmisikan virus ke anaknya transovarial(melalui telur). Manusia yang terinfeksi kemudian menjadi karier dan menjadi tempat virus beranak-pinak, dan menjadi sumber virus bagi nyamuk waktu menggigit kita-kita. Ingat ya, hanya nyamuk betina yang menggigit, nyamuk jantan tidak bisa menggigit, tapi selingkuh, weeek.

Komplikasi DHF potensial mematikan, pertama diketahui tahun 1950 waktu epidemik di Philippina & Thailand. Asia saat ini menempati kasus terbanyak pasien masuk rumah sakit dan menjadi salah satu penyebab kematian pada anak. Diperkirakan ada 500.000 kasus DHF per tahun masuk rumah sakit, terutama anak-anak dan sebanyak 2.5% kasus meninggal.
BAGAIMANA PERJALANAN PENYAKITNYA?
Setelah virus masuk tubuh lewat gigitan nyamuk, masa inkubasi 2-14 hari (pada umumnya 4-8) hari, kemudian timbul gejala-gejala yang biasanya mendadak akibat viremia(virusnya beranak pinak dalam darah). Timbul panas badan, menggigil, sakit kepala, sakit punggung, nyeri di belakang mata, muka memerah, nyeri otot dan persendian. Nyeri pada pergelangan dan punggung sering demikian beratnya, sehingga disebut “breakbone fever”(kayak tulang yang remuk). Suhu badan naik dengan cepat, bisa sampai 40 derajat Celcius.

Pada hari ke 2 sampai hari ke 6 demam, mual dan bahkan muntah sering terjadi, kemudian timbul hipersensitivitas kulit, pembesaran kelenjar(klanjer), kehilangan pengecapan, nafsu makan hilang, konstipasi, anxietas dan depresi, duhhh
Dalam 2 sampai 4 hari bisa terjadi perbaikan dimana suhu tubuh turun dan kondisi umum membaik dalam 24 jam sampai terjadi pengulangan gejala lagi, yaitu kenaikan suhu tubuh kembali. Terjadi morbilliform menyeluruh(seperti cacar) pada tubuh, tungkai, telapak tangan dan kaki. Kemerahan biasanya menghilang dalam 1- 5 hari, kemudian suhu tubuh turun dan episode infeksi berlalu.
Epistaksis(perdarahan hidung), petechiae(bercak-bercak merah kulit), purpuric skin lession(bintik merah luas pada kulit) dapat terjadi pada stadium berapapun dari penyakit, bervariasi tergantung usia, jenis kelamin dan tipe virus dengue. Perdarahan juga timbul dalam saluran pencernaan, jika sedang menstruasi darah mens bertambah banyak, tapi jangan kuatir, pada kebanyakan kasus hal ini tidak terjadi.
Penting diketahui bahwa memang DHF lebih mudah terjadi pada orang-orang yang sudah terpapar sebelumnya, jadi kalau sudah pernah kena anda harus ngungsi atau transmigrasi jika daerah anda kena “giliran” lagi?.
TATA LAKSANA
Belum ada immunisasi untuk DHF, vaksin masih dalam tahap penelitian, pencegahan dengan membasmi vector penyebar virus dengue, ya nyamuk itu kejar-kejarin dehhh. Nyamuk suka tinggal di air yang tergenang, jadi buat lingkungan kita bersih, nyamuk jadi gak bisa meletakkan telurnya.
PEMERIKSAAN
Pemeriksaan fisik yang umum adalah dengan memasang tourniquet pada lengan pada tekanan tertentu sehingga menimbulkan bercak-bercak peradarahan di kulit.
Ada beberapa macam pemeriksaan darah tergantung kondisi pasien, jika sampai syok tentunya makin banyak pemeriksaannya. Tapi untuk menegakkan diagnosa DHF standar adalah pemeriksaan darah umum dan serologis. Yang umum sudah diketahui adalah pemeriksaan trombosit, dan fungsi pembekuan darah(platelet count). Trombosit berfungsi sebagai faktor pembekuan jika terjadi perdarahan, jadi kalau kadarnya terlalu rendah bisa mengakibatkan perdarahan spontan mulai dari bercak-bercak di mata dan kulit, mimisan, dan juga perdarahan dalam misal di lambung.
Pemeriksaan darah lain adalah serologis, disini akan dibuktikan adanya antibodi terhadap virus Dengue. Antibodi ini khusus dibentuk tubuh sebagai sistem pertahanan terhadap virus Dengue(jelasnya baca antibodi di artikel Alergi). Pemeriksaan darah lainnya lagi adalah dari serum untuk menilai kenaikan titer dari antigen Dengue.
Pemeriksaan foto dada kadang diperlukan untuk mencari adanya cairan dalam rongga dada(Pleural Effusion).
Kriteria WHO untuk DHF adalah jumlah trombosit dibawah 100000, dan hematokrit lebih 20% dari normal.
PENGOBATAN
Karena DHF disebabkan virus, dan SAMA SEPERTI PENYAKIT YANG DISEBABKAN VIRUS lainnya, kebanyakan tidak ada obatnya dan juga vaksinnya, ya memang sampai saat ini ada banyak penyakit yang disebabkan oleh virus belum ada obatnya. Jadi pengobatannya bersifat suportif yaitu mengobati gejala-gejala yang timbul, lagipula penyakit ini memang bersifat “self limitting disease”.
Terapi suportif diberikan berdasarkan gejala yang ditimbulkan oleh virus tadi. Pemberian cairan untuk mengatasi dehidrasi, tergantung berat ringannya dehidrasi/perdarahan, dan infus cairan dan elektrolit untuk koreksi ketidak-seimbangan elektrolit. Obat-obatan seperti penurun panas & penghilang rasa nyeri diberikan supaya pasien merasa nyaman. Obat pelindung lambung diberikan jika pasien mengeluh adanya nyeri di daerah ulu hati, pada kasus yang berat bisa timbul perdarahan lambung. Jika diperlukan dikerjakan tranfusi darah segar atau trombosit untuk mengatasi masalah perdarahan.

Jadi cukup jelas ya, terapi suportif ini bertujuan mensuport tubuh dengan mengatasi gejala-gejala yang diakibatkan virus, tapi tidak ada pengobatan khusus untuk virusnya sendiri. Nah selama dokter mengerjakan terapi ini, sistem immun tubuh bekerja melawan virus. Jadi memang tiap orang akan berbeda hasiknya tergantung bagaimana sistem immun/ketahanan tubuh melawan virus tadi. Makin baik sistem immunnya, makin baik pemulihannya. Sistem immun yang baik didapat dari pola makan, aktifitas, olah raga, cukup tidaknya istirahat & tentu peran genetik juga.
KOMPLIKASI
Mulai dari encephalopathy, kerusakan liver, sekuele kerusakan otak, dan kejang. Eittt, tapi jangan takut dulu, jika kita tidak terlambat berobat, hal-hal ini tidak akan terjadi kok.
Komplikasi lain yang berat tapi jarang terjadi adalah Dengue Shock Syndrom, sering terjadi pada anak-anak dan usia tua, dan biasanya timbul dalam 3-5 hari demam. Terjadi syok di tahap berat dari DHF, dimana jika tidak teratasi berakhir dengan kematian.
MORTALITAS
Pada populasi yang tidak di terapi angka mortalitas mencapai 5-30% dan terutama infan dibawah usia 1 tahun. Eh… belum tahu apa itu mortalitas ya?. Artinya adalah angka kematian dari suatu penyakit, angka ini didapat dari statistik kesehatan penduduk dari kasus penyakit terkait.
JADI APA YANG DAPAT DIKERJAKAN?
Minumlah air sebanyak-banyaknya, loo kok air, kan berdarah-darah?. Laa kan kita gak bisa minum “darah”?. Hehehe, gini ya, sebenarnya selain darah, juga cairan tubuh banyak keluar selama perjalanan penyakit ini, nah tubuh hanya mendapat suplai cairan waktu kita minum atau lewat cairan infus. Kalau darah pasti dibentuk oleh tubuh sendiri tiap hari bahkan tiap detik kok. Yang penting kondisi tetap fit sehingga produksi darah bisa berlangsung teyuzzz.
Gimana tentang gosip jambu klutuk bisa menyembuhkan DHF?. Belum baca tentang ini, tapi yang sudah pasti memang jus jambu, dan jus buah lain, apalagi air kelapa muda sangat baik untuk DHF, dari pada minum air putih doang, buat si sakit kan lebih enak, jadi enak juga diminum dalam jumlah banyak. Air kelapa muda memiliki kandungan elektrolit serupa dengan tubuh kita, so…minum yang banyak, habis itu baru deh lari ke rumah sakit. Salam.
Sumber:
Kemenkes.go.id, 7 Maret 2016, mediainquiries@who.int https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190204165235-20-366419/dampak-dbd-di-indonesia-16-ribu-terjangkit-169-meninggal, https://www.antaranews.com/berita/1338202/kemenkes-catat-94-orang-meninggal-akibat-dbd-hingga-maret-2020
Gambar: Geofanny Sarah Adventia
