![]()
Kategori Masalah Kesehatan & Hak Pasien
Tag dokter keluarga, riwayat kesehatan, riwayat penyakit keluarga, anamnesis, pemeriksaan kesehatan, pencegahan penyakit
Ditulis pertama kali 16 November 2020
Direvisi terakhir 12 Agustus 2026
Referensi utama Centers for Disease Control and Prevention (CDC) — Family Health History. Gambar: Geofanny Sarah Adventia
Riwayat kesehatan keluarga bisa menjadi petunjuk penting untuk mengenali risiko penyakit sejak dini.
Di beberapa negara, dokter keluarga sudah menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Dokter ini mengenal bukan hanya penyakit seseorang, tetapi juga riwayat kesehatan keluarganya. Informasi sederhana seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau kanker yang berulang dalam keluarga dapat membantu memperkirakan risiko kesehatan anggota keluarga lainnya.
Aslinya sih kalau kita- kita melek kesehatan, dokter keluarga gak perlu deh
MULAI DARI CERITA KELUARGA
Sayangnya, kita sering tidak mengetahui riwayat kesehatan kita sendiri dengan baik. Penyakit apa yang pernah dialami ketika kecil? Pernah dirawat atau dioperasi karena apa? Bagaimana riwayat imunisasi? Bahkan kadang kita baru mengetahui penyakit orang tua setelah mereka meninggal.
Padahal catatan seperti ini sangat berguna.
Mulailah bertanya kepada orang tua tentang riwayat kesehatan sejak kecil. Catat penyakit penting, operasi, alergi obat atau makanan, serta obat yang pernah menimbulkan reaksi tertentu. Setelah itu, teruskan pencatatan tersebut sampai usia dewasa.
Riwayat penyakit dalam keluarga juga penting. Bila beberapa anggota keluarga mengalami penyakit yang sama—misalnya diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau jenis kanker tertentu—informasi tersebut dapat membantu dokter menilai apakah kita mempunyai risiko yang lebih tinggi dan apakah diperlukan pemeriksaan atau pencegahan tertentu.

SAAT BEROBAT, CERITAKAN DENGAN JELAS
Ketika datang ke dokter, jangan hanya mengatakan, “Saya demam,” atau “Perut saya sakit.”
Ceritakan sejak kapan keluhan muncul, bagaimana awalnya, apa yang membuatnya bertambah berat atau berkurang, obat apa yang sudah diminum, serta keluhan lain yang menyertainya. Informasi seperti ini sering kali sangat membantu dokter menentukan kemungkinan penyakit dan memilih pemeriksaan yang memang diperlukan.
Tidak semua keluhan membutuhkan banyak pemeriksaan. Anamnesis atau cerita penyakit yang baik, ditambah pemeriksaan fisik, tetap merupakan bagian penting dalam menegakkan diagnosis.
JADIKAN RIWAYAT KESEHATAN SEBAGAI ARSIP KELUARGA
Kita biasa menyimpan ijazah, akta kelahiran, surat kendaraan, bahkan nota pembelian barang. Riwayat kesehatan seharusnya juga mendapat tempat.
Tidak perlu rumit. Satu buku kecil atau catatan digital yang berisi penyakit penting, operasi, alergi, obat rutin, hasil pemeriksaan penting, dan riwayat penyakit keluarga sudah sangat membantu.
Karena ketika suatu hari informasi itu dibutuhkan, ingatan kita belum tentu masih lengkap
