INDUSTRIALISASI, POLUSI & MUTASI GENETIK

Loading

Gue suka koleksi film-film bagus, diantaranya ERIN BROCKOVICH, yang main si bibir sexy Julia Robert. Ini kisah nyata dari kehidupan Erin, gue sampe nonton beberapa kali & kagum ajah lihat gimana seorang ibu dengan 2 anak yang kehidupan rumah tangganya kacau balau berhasil menuntut perusahaan besar, Erin yang aktif sebagai aktivis lingkungan memenangkan gugatan atas kasus pencemaran air oleh PERUSAHAAN PASIFIC GAS & ELECTRIC yang menyebabkan warga sekitar perusahaan menderita kanker, penyakit yang sama sekali tidak sederhana, akibat lingkungan yang tercemar limbah.

Kasus ini diselesaikan pada tahun 1996 & pengadilan menuntut ganti rugi US$333 juta, jumlah terbesar untuk kasus tuntutan ganti rugi dalam sejarah Amerika. Firma Masry & Vititoe menerima $133.6 juta & Brockovich sendiri mendapat bonus $2.5juta.  

Nonton deh, film ini tidak akan lekang oleh waktu.

Tau nggak, perubahan suhu 2 derajat Celsius kelihatannya tidak berarti buat tubuh kita, la wong kita panas tinggi aja survive kan, tapi perubahan suhu sekian menjadi MASALAH BESAR BUAT PLANET BUMI….PLANET TEMPAT KITA HIDUP, karena itu berarti “kehidupan” atau “bencana”. Buktinya ada di depan mata, kebaikan wabah Covid-19 buat Antartika adalah, tidak lagi terjadi pencairan dari es Antartika, nyata banget….

Lebih dari 2 abad pembakaran fosil untuk bahan bakar, hasilnya berupa emisi karbon. Soal emisi absolut, akan terlihat jelas pada negara-negara yang memiliki ekonomi besar seperti China, India & USA, 3 negara ini saja menghasilkan lebih dari 50% emisi dunia & ini polutant. Eh nyari Indonesia kok nggak ketemu ya, padahal Indonesia negara ke-4 dengan jumlah penduduk terbesar.

Dan yang mungkin lupa, atau tidak tau atau tutup mata, dampaknya terhadap kesehatan yang paling mengerikan adalah MUTASI GENETIK AKIBAT POLUTANT. Gen adalah substansi yang membawa materi genetik yang diwariskan kepada keturunanya. Materi genetik itu meliputi Deoxyribonucleic Acid (DNA) dan Ribonucleic Acid (RNA). Berbagai jenis DNA bergabung untuk membentuk gen, kemudian gen-gen tersebut bergabung untuk membentuk kromosom.

Gen membawa informasi genetik dari setiap individu ke keturunannya, suatu “set instruksi” yang menentukan menjadi seperti apa organisme itu, yang membuat kita seperti kita sekarang ini, apakah kriwul, ngamuk’an, smart, kurang se’ons, tinggi, kurus deelel deelel?. Lewat “gen” inilah sifat2 diturunkan pada anak, masalahnya iya kalau yang diturunkan itu “gen” smart, langsing, kriwul, baik hati, lucu & ganteng,  laaa kalau yang diturunkan panyakit akibat GEN YANG RUSAK OLEH POLUTAN?. Hancur kan?.

Kita mesti sering denger omongan “kok nenek moyang kita jaman dulu itu sehat-sehat padahal kerjanya keras. Justru cara hidup seperti mbah2 kita yang sehat, makan banyak sayur, tahu tempe, TIDAK ADA POLUSI, kondisi ini yang sulit ditemukan saat ini.

Akibat modernisasi dengan bonus polutannya yaaa ini:

  • Sebagian dari kita hidup di jaman yang bisa menikmati perubahan yang sangat cepat, sangat maju, sangat modern, sangat keren, bener-bener bikin melongo.
  • Sebagian lagi justru hidup dengan kondisi yang sangat minim tersentuh modernisasi.
  • Sebagian lagi sakit parah terdampak hasil modernisasi

Ini beberapa bukti dari hasil kemajuan jaman, kita lihat yang negara2 besar(penduduk)nya ya, karena gak ada alasan lagi, penduduk besar berarti negara harus menyediakan pekerjaan & berarti industrialisasi besar2an yang dampaknya jelas pada lingkungan & manusia.

  • Satu dekade yang lalu, pemerintah di Tongliang, Chinese Town menutup pembangkit listrik tenaga batubara & menggantinya dengan sistem kelistrikan. Waktu pabrik ini masih dibuka, asap yang dikeluarkan berupa polusi yang sangat toksik, 8 kali melebihi standar yang diijinkan pada masa itu. Dan mengakibatkan perubahan genetik pada bayi yang dilahirkan oleh ibu hamil yang terpapar. Bayi yang dilahirkan memiliki kadar protein rendah yang penting untuk pertumbuhan otak & hasilnya anak2 memiliki kemampuan belajar yang rendah. Mutasi genetik diturunkan pada anak & memiliki efek jangka panjang. Penelitian dikerjakan oleh Universitas Chongqinq Medical & pada tanggal 19 Maret 2004, dilaporkan di Jurnal Plos One.
  • Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) secara formal pertama kali dikenali di USA tahun 1981. Diketahui penyebab Human immunodeficiency Virus type 1 (HIV-1)  adalah Retrovirus & sumber yang menginfeksi manusia sudah ditelusuri & sampai pada kelompok chimpanze yang terinfeksi di Kameroon . Rangkaian gen dari manusia dan simpanse memiliki perbedaan asam nukleotida sekitar 2%, tapi rupanya SIV cpz(Simian Immunodeficiency Viruses – Chimpanzee) dapat beradaptasi pada host manusia. Pada akhirnya setelah waktu yang cukup lama, diketahui kasus HIV yang terverifikasi adalah dari sampel darah yang diambil pada tahun 1959 dari pasien di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dimana daerah ini dihuni banyak Chimpanzee. Areal hutan tempat tinggal Chimpanzee yang tergeser menimbulkan masalah justru pada manusia & mutasi(akibat polusi) diperkirakan menjadi penyebab dari kemampuan virus ini dapat beradaptasi hidup pada inang manusia.
  • Post Graduate Institute of Medical Education and Research di Punjab India melakukan penelitian pada 5 tempat saluran buangan terbuka dimana masyarakat hidup di sekitarnya.  Air yang tercemari dari pabrik di sekitarnya diduga menyebabkan mutasi genetik. Penelitian pendahuluan sudah dilakukan oleh Punjab Pollution Control Board dan menemukan mutasi DNA dari 65% sampel darah yang diperiksa, mereka juga menemukan kadar yang sangat tinggi dari arsen & merkuri pada sampel air.

Akhirnya banyak ilmuwan melakukan uji coba untuk membuktikan dampak buruk polutant, Journal Particle and Fibre Toxicology’9 December 2015 mempublikasikan penelitian Ruiwei Jiang & Tim di Universitas British Columbia Vancouver  Canada; yang melakukan penelitian dimana 16 relawan ditempatkan di suatu ruang sempit selama 2 jam, 8 orang menghirup udara bersih sedangkan sisanya menghirup udara dari asap diesel. Tingkat polusi disamakan dengan tingkat polusi di sepanjang jalanan Beijing, kemudian sampel darah mereka diambil, dibandingkan sebelum & sesudah eksposur. Dan ditemukan jika gugusan “methyl group” DNA berbeda pada 2800 titik yang mempengaruhi 400 gene, dan signifikan berbeda hasilnya dari darah relawan yang bernafas di udara segar. Methyl group” berfungsi  untuk “switch off/on” dari kerja gene yang berfungsi memberi tahu sel-sel tubuh untuk melakukan sesuatu & kapan harus dilakukan. Dan polutant menyingkirkan “methyl group”, membajak kerja gene & merubah instruksi pada sel-sel.

Ini memang bukan tentang pabrik, tapi bahkan lebih trenyuh, cerita sedih dari kebocoran nuklir Chernobyl ini memakan waktu lama, artinya tidak mempengaruhi hanya ketika terjadi kebocoran, tapi bertahun2 sesudahnya karena radiasi memang tidak mungkin hilang dalam sekejab. Tergantung terpapar oleh radiasi berapa lama, penyakit yang timbul seperti: kanker tiroid pada usia muda(ini tidak lajim), ditemukan pada penduduk yang berlokasi paling dekat dengan lokasi kebocoran nuklir, selain itu juga dilaporkan kejadian lekemia yang meningkat, katarak dini bahkan gangguan mental. Tugu peringatannya mengisahkan kepiluan dari tragedi Chernobyl. Memang bencana membuat ilmuwan terdorong untuk fokus pada genetika & kerusakannya, tapi memang selalu memakan korban yang tidak sedikit…

So how???????

Sumber:

https://www.un.org/en/observances/chernobyl-remembrance-day
https://www.who.int/ionizing_radiation/chernobyl/backgrounder/en/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2935100/
https://www.salon.com/2014/03/19/air_pollution_linked_to_genetic_mutations/
https://www.sciencenewsforstudents.org/article/air-pollution-can-mess-our-dna
https://www.visualcapitalist.com/all-the-worlds-carbon-emissions-in-one-chart/

Scientists find link between air pollution and genetic mutations, Dec.13,2002

https://www.theengineer.co.uk/scientists-find-link-between-air-pollution-and-genetic-mutations/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *