![]()
Pasti pada gak tahu deh kalau pada jaman duluuuuuu, profesi “barber”(pemotong rambut) itu akrab dengan profesi bedah, beneran nih, suer…
Gimana ceritanya?
Begini….pada masa itu kaum terpelajar belum banyak, diantaranya adalah para biarawan dan pendeta, mereka ini yang mengambil posisi medis, waktu itu profesi bedah memang belum ada.

Kelompok barber ini kemudian mengambil para pendeta muda sebagai asisten mereka, yang akhirnya kerjasama antara kelompok pendeta, biarawan dan barber inilah yang menaikkan kemampuan para barber karena kelompok biarawan ini punya latar belakang medis.
Di masa itu profesi barber menempati posisi terpandang di masyarakat karena pemahaman bahwa penyakit dapat masuk ke dalam tubuh melewati kepala, sehingga barber selalu dipanggil jika anggota keluarga sakit & bahkan dipanggil juga untuk mengusir setan, karena….sekali lagi, setan dianggap masuk ke dalam tubuh lewat kepala….wkwkwk

Kelompok organisasi barber pertama dibentuk tahun 1096 di Perancis & di Inggris pada tahun 1308. Untuk memperkokoh eksistensinya mereka kemudian mempelajari pembedahan di St. Cosmos & St. Domain & mendirikan “Worshipful Company of Barbers, sebagai kelompok barber yang terpelajar. Sisa-sisa peninggalan dari serikat ini masih dapat dilihat di Inggris sampai saat ini.

Pada akhirnya malahan dibentuk serikat kerja diantara barber dan bedah yang ditetapkan di Perancis pada tahun 1391, dan bahkan Bapak Bedah modern, Ambroise Pare juga berprofesi “barber-surgeon” pada awalnya, sampai kemudian mendalami ilmu kedokteran dan menjadi kepala bedah untuk Raja Charles IX dan Raja Henri III.

Ambroise Paré, selain dikenal sebagai bapak bedah modern, juga ahli dalam patologi forensik modern dan pelopor dalam teknik bedah dan kedokteran medan perang.
Tetapi kelompok “barber-surgeon” ini kemudian menjadi semakin liar dan menimbulkan masalah di masyarakat, meskipun kenyataannya sampai tahun 1461 memang hanya kelompok ini yang berpraktek bedah. Kelompok ini menjadi semakin eksklusif, mereka tidak mau dikontrol atau didekati oleh kelompok bedah yang notabene kalangan medis. Kelompok agamawan juga merasa terpanggil untuk kemudian melarang para biarawan & pendeta bergabung dalam kelompok ini. Tapi sudah bisa ditebak, selalu saja ada yang “mbalelo” karena tergiur uang & tetap melanjutkan “praktek”.

Keresahan yang timbul di masyarakat dikarenakan banyaknya kasus mal-praktek yang menyebabkan penderitaan/morbiditas dan kematian dari pasien. Masyarakat bahkan memberi julukan yang mengerikan untuk kelompok ini yaitu “Pembunuh Penipu & Pencuri”, karena mereka menghalalkan segala cara untuk dapat mengeruk keuntungan.
Ilmu bedah kala itu memang masih dalam fase primitif, belum ada model kolegium dengan kurikulum bedah seperti sekarang, tetapi “kelompok awal bedah” ini juga mulai memperdalam keahlian mereka, dan meskipun sudah didirikan serikat “barber-surgeon”, pada kenyataannya untuk waktu yang lama ke dua kelompok ini saling bermusuhan.
Dengan makin berkembangnya ilmu kedokteran dan pembedahan, kelompok barber makin tersingkir & pada akhirnya kelompok bedah menuntut pemisahan kedua kelompok ini, yang kemudian disyahkan parlemen Inggris dan direstui Gereja pada tahun 1745.
Di Perancis pada tahun 1743 Louis XV secara resmi melarang barber untuk membedah. Era ini menandai masa suram kelompok “barber-surgeon”, mereka ditolak di hampir semua kelompok masyarakat, dan makin menghilang gaungnya setelah arah model rambut kala itu mulai menyukai wig/rambut palsu, habis deh riwayat mu, dan mereka akhirnya beralih profesi menjadi pembuat wig…..wakakakakakak
Sumber: www.barberpole.com, wikipedia
