MACAM-MACAM VIRUS KORONA PADA MANUSIA😭😂

DETTOL CORONA

Loading

📌 Tentang Artikel Ini: Coronavirus bukan hanya SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Artikel ini mengenalkan berbagai coronavirus yang dapat menginfeksi manusia, dari penyebab selesma ringan hingga SARS, MERS, dan COVID-19, sekaligus menjelaskan mengapa nama coronavirus sudah dikenal jauh sebelum pandemi 2019.

📂 Kategori: Masalah Kesehatan & Hak Pasien
📅 Ditulis pertama kali: 18 November 2020
🔄 Direvisi terakhir: 30 Agustus 2026
📚 Referensi utama: Shawna Williams — Timeline: Human Coronavirus Discoveries, The Scientist

🖼️ Foto, Grafik: Koleksi Pribadi😋

CORONA OH CORONA… ternyata riwayatmu panjang juga😋😂

Begitu mendengar kata coronavirus, sebagian besar dari kita mungkin langsung teringat COVID-19. Padahal keluarga coronavirus yang dapat menginfeksi manusia sudah dikenal jauh sebelum pandemi 2019.

Namanya berasal dari tonjolan protein di permukaan virus yang bila dilihat dengan mikroskop elektron tampak seperti mahkota atau corona. Coronavirus merupakan virus beramplop (enveloped virus) dengan materi genetik berupa RNA. Lapisan lemak pada amplop virus ini dapat dirusak oleh sabun dan beberapa bahan antiseptik—itulah sebabnya mencuci tangan dengan sabun menjadi salah satu cara sederhana tetapi efektif untuk mengurangi penularan.

Lho, kok Dettol sudah bisa membunuh coronavirus?

Nah, ini yang dulu sempat bikin heboh. 😂

Pada awal pandemi COVID-19, orang menemukan tulisan “coronavirus” pada label beberapa produk Dettol. Lalu muncullah kecurigaan: Kok bisa? COVID-19 kan baru muncul akhir 2019?

Jawabannya sederhana:

Coronavirus bukan nama khusus virus penyebab COVID-19. Coronavirus adalah keluarga virus yang sudah dikenal sejak puluhan tahun sebelumnya. Jadi tulisan pada botol Dettol itu bukan bukti bahwa produsennya sudah tahu akan muncul SARS-CoV-2. Yang baru pada 2019 adalah SARS-CoV-2, salah satu anggota baru keluarga coronavirus yang kemudian menyebabkan COVID-19.

Jadi… Dettol bebas dari tuduhan sebagai cenayang. Xixixi… 😂

Tujuh coronavirus yang diketahui menginfeksi manusia
Ada tujuh coronavirus yang dikenal dapat menginfeksi manusia:

  • HCoV-229E — alphacoronavirus
  • HCoV-NL63 — alphacoronavirus
  • HCoV-OC43 — betacoronavirus
  • HCoV-HKU1 — betacoronavirus
  • SARS-CoV — penyebab SARS
  • MERS-CoV — penyebab MERS
  • SARS-CoV-2 — penyebab COVID-19

Empat yang pertama—229E, NL63, OC43, dan HKU1—umumnya menyebabkan infeksi saluran napas ringan seperti common cold, meskipun pada bayi, lansia, atau orang dengan kondisi tertentu penyakit yang lebih berat tetap dapat terjadi. SARS-CoV, MERS-CoV, dan SARS-CoV-2 menjadi jauh lebih terkenal karena dapat menyebabkan penyakit pernapasan berat dan pernah menimbulkan wabah besar.

Ternyata coronavirus sudah lama bersama manusia

Cerita penemuannya pun jauh lebih tua daripada COVID-19. Coronavirus manusia mulai dikenali pada 1960-an. Kemudian ditemukan SARS-CoV pada 2003, NL63 pada 2004, HKU1 pada 2005, MERS-CoV pada 2012, dan akhirnya SARS-CoV-2 pada 2019.

Jadi kalau selama ini kita mengira coronavirus lahir bersama COVID-19, kita salah alamat. COVID-19 memang membuat nama coronavirus mendunia, tetapi keluarganya sudah mondar-mandir di sekitar manusia selama puluhan tahun.😭🔨😂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *