DEMAM kok BERDARAH

DHF

Loading

๐Ÿ“Œ Tentang Artikel Ini: Demam berdarah bukan sekadar demam dengan trombosit turun. Kenali perjalanan dengue, tanda bahaya saat demam mulai mereda, pemeriksaan, pengobatan, dan kapan pasien harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan

๐Ÿ“‚ Kategori: Masalah Kesehatan & Hak Pasien
๐Ÿ“… Ditulis pertama kali: 18 November 2010
๐Ÿ”„ Direvisi terakhir :19 Agustus 2026
๐Ÿ“š Referensi utama: CDC โ€” Clinical Care of Dengue

DEMAM kok BERDARAH
Ya karena sambil demam sambil berdarah, makanya namanya demam berdarah wkwkwkโ€ฆโ€ฆ

BAGAIMANA PENYEBARANNYA?
Dengue adalah infeksi virus dengue (DENV) yang ditularkan terutama melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Nyamuk mendapat virus ketika mengisap darah orang yang sedang terinfeksi, lalu dapat menularkannya kepada orang lain.

Jadi bukan nyamuknya dari sononya membawa virus dengue yaaa. ๐Ÿ˜

GEJALANYA APA?
Gejala biasanya muncul 4โ€“10 hari setelah terinfeksi dan dapat berupa demam tinggi, sakit kepala, nyeri di belakang mata, pegal atau nyeri otot dan sendi, mual, muntah serta ruam.
Sebagian besar penderita akan membaik. Tetapi ada yang berkembang menjadi dengue berat.

Nah, yang sering mengecoh: demam turun belum tentu berarti sembuh. Justru tanda bahaya dapat muncul ketika suhu mulai turun.
Waspadai nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan hidung/gusi, muntah atau BAB berdarah, napas cepat, sangat lemas atau gelisah, sangat haus, serta kulit pucat dan dingin. Kalau muncul tanda-tanda ini, jangan menunggu: segera ke fasilitas kesehatan.

PEMERIKSAAN
Diagnosis tidak hanya ditentukan oleh jumlah trombosit. Dokter menilai gejala, perjalanan penyakit, kondisi sirkulasi dan pemeriksaan darah, termasuk hematokrit dan trombosit. Bila diperlukan dapat dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi virus, antigen atau antibodi dengue.

Jadi jangan hanya sibuk bertanya, โ€œTrombositnya berapa, Dok?โ€ ๐Ÿ˜ Kondisi pasien secara keseluruhan jauh lebih penting.

DHF

PENGOBATANNYA?
Sampai sekarang belum ada obat antivirus khusus untuk dengue. Yang penting adalah cukup cairan, istirahat dan pemantauan tanda bahaya.

Untuk demam atau nyeri dapat digunakan parasetamol. Hindari aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko perdarahan.
Pada dengue berat, pasien perlu dirawat dan cairan harus diberikan secara terukur sesuai kondisi klinis.

TERUS, JAMBU BIJI GIMANA?
Makan jambu biji boleh. Enak pula. ๐Ÿ˜ Tetapi jangan menjadikan jus jambu sebagai pengganti cairan yang cukup, pemantauan kondisi pasien, atau pertolongan medis ketika muncul tanda bahaya.

Air putih, cairan yang mengandung elektrolit, sup, jusโ€”yang penting pasien mendapatkan cairan yang cukup bila masih mampu minum.

BAGAIMANA MENCEGAHNYA?
Yang utama tetap memberantas tempat berkembang biak nyamuk dan mencegah gigitan: bersihkan serta tutup tempat penampungan air, singkirkan genangan, gunakan repellent dan perlindungan lain dari gigitan nyamuk.

Vaksin dengue sekarang sudah tersedia, tetapi penggunaannya tergantung usia, kondisi individu, serta rekomendasi yang berlaku. Jadi konsultasikan dengan dokter.

Dan ingat: kalau demam mulai turun tetapi pasien malah makin lemas, sakit perut, muntah terus atau mengalami perdarahanโ€”

jangan keburu bilang, โ€œHoreee, demamnya sudah turun.โ€

Bisa jadi justru saat itulah kita harus lebih waspada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *